

Skuad sepakbola CP Papua usai melakukan latihan di Kota Jayapura beberapa hari lalu. (foto: Istimewa)
JAYAPURA – Tim sepak bola CP NPCI Papua memiliki ambisi besar untuk mempertahankan medali emas mereka pada Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XVII 2024 Solo, Jawa Tengah.
Sepak bola CP memboyong 11 pemain terbaik mereka dan sangat optimis dengan persiapan yang sudah mereka lakukan di Jayapura selama ini bisa menunaikan misi mereka untuk kembali mengalungkan medali emas untuk kedua kalinya di ajang Peparnas.
“Kami membawa 11 pemain dan persiapan pemain sampai saat ini sudah 100 persen persiapan kami sangat siap,” ungkap sang juru taktik, Abdul Manaf kepada Cenderawasih Pos, minggu (5/10).
Pelatih yang mempersembahkan gelar juara bagi Persipura U-19 tahun 2017 itu menyebutkan bahwa sepak bola CP pada Peparnas kali ini hanya diikuti 4 tim. Selain Papua, ada tuan rumah Jawa Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. “Hanya ada empat tim, ada Kalsel, Kaltim, dan Jateng. Ini empat tim yang sudah mendaftar,” ujarnya.
Nantinya, empat tim tersebut akan saling berhadapan. Artinya pertandingan akan menggunakan sistem kompetisi penuh. “Pembukaan dilaksanakan pada tanggal 6, semua akan saling berhadapan. Kalsel dan Kalteng tentunya akan menjadi lawan berat. Tapi pasti kami bisa,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…