

Kelly Sroyer (paling kiri) saat dikawal pemain Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Lukas Enembe pada 11 Januari lalu. (foto:Erianto / Cenderawasih Pos)
JAYAPURA – Pertandingan Liga 1 2024/2025 pekan ke-21 yang mempertemukan tuan rumah Persija Jakarta dengan PSBS Biak di Stadion Patriot Bekasi, Minggu (2/2) malam begitu istimewa.
Sebab pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert juga hadir ke stadion menyaksikan pertandingan tersebut. Dia bahkan ditemani oleh staf kepelatihannya, Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenurg.
Legenda hidup Barcelona dan AC Milan itu juga membawa sebuah catatan. Bahkan pelatih asal Belanda itu kerap tersorot kamera sangat menikmati pertandingan tersebut.
Kluivert jauh-jauh hari sempat mengatakan bahwa dirinya akan menyaksikan beberapa pertandingan Liga 1 untuk melihat potensi dari calon pemainnya nanti.
Tak heran jika Kluivert berada di tengah-tengah penonton saat Persija menjamu PSBS. Besar kemungkinan pelatih berusia 48 tahun itu sedang memantau beberapa pemain Persija dan PSBS yang pernah memperkuat Skuad Garuda.
Di Persija Persija ada beberapa pemain yang pernah menjadi andalan Timnas Indonesia seperti Rizky Ridho, Muhammad Ferrari dan Witan Sulaiman. Atau Kelly Sroyer di PSBS Biak.
Juru taktik PSBS, Emral Abus mengatakan bahwa beberapa pemainnya khusus anak-anak Papua dinilai layak untuk memperkuat Timnas Indonesia. “Pemain Papua sangat luar biasa untuk memperlihatkan kemampuan mereka dan mereka pantas, seperti Kelly Sroyer dan lainnya,” ungkap Emral, Minggu (2/2).
Pelatih asal Pulau Sumatera itu juga menyebutkan bahwa kehadiran pelatih Timnas Patrick Kluivert dalam ini menjadi motivasi bagi pemainnya untuk all out saat menahan imbang 2-2 tuan rumah dengan 10 pemain.
“Mungkin karena disaksikan langsung oleh pelatih Timnas. Saya sampaikan kepada mereka untuk memperlihatkan kemampuan kalian jika ingin terpilih pemain nasional,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…