Categories: OLAHRAGA

Demi Panggilan Negara, Rela Natalan Tidak Bersama Keluarga

Yakob Sayuri ( FOTO: Yakob for Cepos)

Yakob Sayuri

JAYAPURA – Demi bela negara, Yakob Sayuri rela merayakan hari Natal di kamp pemusatan latihan (TC) tim nasional Indonesia U-23 di Jakarta. Tentu hal tersebut terasa baru bagi mantan pemain Persemi Mimika itu yang selama ini merayakan hari Natal di kampung halaman.

Yassa sapaan akrabnya menjadi salah satu pemain dari 36 nama yang diundang untuk mengikuti pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-23 persiapan Sea Games Vietnam 2021 mendatang. TC Timnas U-23 pun berlangsung sejak tanggal 20 Desember hingga 30 Desember 2020.

Yassa juga satu dari empat pemain asal bumi Papua yang ikut dalam pemusatan latihan selain Todd Ferre, Osvaldo Haay dan Kevien Rumakiek.

Pemain yang kini memperkuat PSM Makassar itu pun tak merasa kecewa, baginya, panggilan negara juga merupakan sebuah kadoh natal di tahun ini.

“Tentu Natal tahun ini sangat berbeda karena kalau hari Natal di Papua, pasti saya selalu berkumpul bersama keluarga. Tapi kali ini saya harus pisah dengan keluarga, semua ini saya lakukan karena saya menghargai panggilan negara,” ungkap Yassa kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Selasa (29/12).

Lagian kata Yassa, meski perayaan natal tahun ini tak bisa berkumpul dengan keluarga, tapi makna natal tetap ada di dalam kehidupannya dan keluarga.

“Yang penting, saya di sini berdoa di hari natal semoga keluarga semua di kampung halaman sehat-sehat selalu dan juga saya pribadi,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengaku, bahwa Yassa sebagai mantan anak asuhnya kala menukangi Barito Putra, menilai jika Yassa memang layak menjadi bagian dari pasukan Garuda Indonesia.

“Semua anak ini (Todd, Kevien, Osvaldo, Yassa) punya potensi luar biasa. Khusus Yassa, Kevin & Todd punya potensi luar biasa. Saya pernah melihat dan melatih mereka secara langsung,” pungkasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago