Categories: OLAHRAGA

Bersukur Tidak Ada Piala Presiden

Jacksen Tiago. ( FOTO: Erik / Cepos)

Persipura Jayapura

JAYAPURA – Induk Sepakbola Indonesia PSSI menagaskan bahwa tahun 2020 kompetisi pra musim Piala Presiden ditiadakan. Hal tersebut ditegaskan PSSI dalam kongres tahunan PSSI di Kuta Bali pekan lalu. Penyebabnya karena PSSI sedang sibuk menyiapkan persiapan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang.

Meski Piala Predisen selama ini menjadi ajang pemanasan mesin bagi kontestan Liga 1 sebelum kick off, dengan tidak adanya kompetisi pra musim tersebut tidak dipermasalahkan beberapa tim, termasuk Persipura Jayapura.

Sang juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengatakan, dengan ditiadakannya Piala Presiden membawa berkah bagi timnya. Pasalnya dengan tidak adanya Piala Presiden membuat timnya memiliki waktu lebih banyak untuk menyiapkan timnya.

“Karena jika kita menjalankan Piala Presiden, sudah jelas kita abaikan persiapan yang lebih panjang. Tim yang siap saat ini?, banyak tim yang pemain asingnya belum lengkap. Hampir semua tim belum lengkap. Saya tidak masalah jika Piala Presiden tidak ada, meski Piala Presiden turnamen yang bagus, namun dengan jadwal yang mepet ini sangat riskan,” ungkap Jacksen kepada Cenderawasih Pos, Kamis (30/1).

Dijelaskan Jacksen, harusnya PSSI menentukan jadwal pra musim tersebut saat kompetisi Liga 1 2019 usai. Sehingga PSSI tidak terkesan terburu-buru dalam menentukan jadwal pra musim dan kompetisi resmi.

“Khusus ajang pramusim Piala Predisen lebih baik diumumkan saat kompetisi berakhir, sehingga kualitas kompetisi itu akan lebih baik. Dan ini selalu mendadak sejak dari dulu. Keciali itu sudah direncanakan dari musim kemarin, sehingga mungkin kita bisa per pendek waktu libur kemudian kita cepat kumpul,” ujarnya.

Jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2020, tentu Persipura membutuhkan sebuah turnament untuk melihat kesiapan mereka selama TC. Dengan tidak adanya Piala Presiden membuat sang pelatih Persipura, Jacksen Tiago lebih memilih untuk memperbanyak ujicoba. Bahkan tim berjuluk Mutiara Hitam itu telah mengagendakan 5 kali ujicoba jelang kick off.

“Ujicoba sudah sangat cukup sebagai pengganti Piala Presiden, Piala Predisen waktunya cukup lama. Jika seperti dulu ada turnamen trofeo, antar wilayah mungkin lebih bermanfaat, karena waktunya tidak lama. Namun jika kita membuat kompetisi sampai 3-4 minggu dengan jadwal saat ini itu sangat tidak bisa,” tandasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 hour ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

2 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

3 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

4 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

5 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

6 hours ago