Categories: OLAHRAGA

Eduard Ivakdalam Tukangi Sepak Bola PON

Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena didampingi pelatih Futsal PON Papua, Daud Arim dan Pelatih Galanita PON Papua, Pri Agung saat memberikan keterangan pers di Sekretariat Asprov PSSI Papua, Senin (25/2) kemarin.( FOTO : Erik / Cepos)


JAYAPURA-Asprov PSSI Papua akhirnya mengumumkan pelatih kepala yang akan menukangi tim Sepak Bola, Futsal dan Galanita untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020.

Sesuai hasil seleksi yang dilakukan oleh Asprov PSSI Papua, akhirnya Eduard Ivakdalam diperayakan menukangi tim sepak bola, Priagung Dani Atmodjo sebagai pelatih kepala Galanita. Sementara untuk untuk pelatih Futsal ada nama Daud Arim yang sudah dari dulu telah melakukan TC.

Para pelatih ini terpilih setelah melewati beberapa tahapan yang sudah dilaksanakan oleh Asprov dan Exco PSSI Papua untuk melakukan penjaringan dan juga seleksi program yang dilakukan oleh Asprov dan tim independen.

“Untuk pelatih sepak bola putri dan putra ada 11 pelatih yang lolos seleksi administrasi dan mengikuti pemaparan program dan dilihat langsung oleh Exco dan tim independen profesional. Ada 7 pelatih yang sudah menyampaikan pemaparan itu dan diantaranya itu Eduard Ivakdalam, Frangky Samay, Thomas Madjar, Daniel Womsiwor, Priagung Dani Atmodjo, Amnis Kogoya dan Thoushika Oktafia Astevelin Iba,” ungkap Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena kepada awak media saat ditemui di Sekretariat Asprov PSSI Papua, Senin (25/2) kemarin.

Dikatakan Rocky, dari 7 calon pelatih yang menyampaikan pemaparan programnya,  Eduard Ivakdalam dan Priagung Dani Atmodjo yang memiliki kriteria yang bisa dipercayakan untuk menangani tim sepak bola dan Galanita.

“Dengan hasil rapat Exco pada 2 Februari diputuskan bahwa untuk pelatih kepala tim putra Eduard Ivakdalam dan sepakbola putri Priyagung Dani Atmodjo dan futsal Daud Arim, ketiganya sudah berlisensi,”ujarnya.

Mantan wartawan Cenderawasih Pos ini memberikan alasan mengapa Asprov PSSI menunda dalam mengumumkan nama dari kedua pelatih tersebut. Ia menuturkan, jika pihaknya memberikan kesempatan kepada para pelatih untuk membicarakan berbagai hal menyangkut program dan apa yang menjadi hak dan kewajiban dari pelatih sehingga saat mereka bertugas tidak ada kendala.

Ia juga mengapresiasi program yang sudah dilakukan oleh tim Futsal PON Papua sejauh ini yang terus intens dalam mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan olahraga empat tahunan itu.

“Futsal sudah lebih siap karena sudah ada sikap pro aktif dari komite futsal yang bekerja lebih cepat, itu hal yang positif dan dengan adanya penetapan ini kami bisa melakukan tindak lanjut apa yang akan diprogramkan nanti baik itu sepak bola dan Galanita,”tutupnya. (eri/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

19 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

20 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

21 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

22 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

24 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

1 day ago