

Penggawa Al Ittihad, Karim Benzema. (Sumber: Getty Images/Stringer)
KARIM Benzema dituduh oleh menteri Prancis memiliki hubungan dengan kelompok teroris, karena dukungannya terhadap rakyat Gaza lewat media sosial.
Benzema telah menunjukkan dukungannya kepada Palestina menyusul serangan dari Israel yang telah menyerang Gaza tak henti-hentinya dalam sepekan terakhir ini.
Warga sipil yang tidak bersalah secara tragis kehilangan nyawa mereka, termasuk perempuan dan anak-anak.
Dikutip dari media sosial X, mantan pemain Real Madrid itu menulis, “Doa kami semua untuk penduduk Gaza yang sekali lagi menjadi korban pemboman tidak adil yang tidak menyisakan perempuan atau anak-anak.”
Mantan pemain sayap Aston Villa, Anwar El-Ghazi juga mendukung Palestina secara daring, namun klubnya sekarang, Mainz, menskorsnya karena postingan tersebut.
Namun, berbeda dengan Benzema. Ia malah mendapat kritik dari Gerald Darmanin, yang merupakan kepala Kementerian Dalam Negeri Prancis.
“Tuan Karim Benzema memiliki hubungan buruk, seperti yang kita semua tahu, dengan Ikhwanul Muslimin,” katanya dilansir dari C News.
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…