Categories: OLAHRAGA

Turunkan 200 Atlet, Terget Peringkat 3

Ketua NPC Papua, Jaya Kusuma didampingi oleh Humas NPC Papua, Naldy Kesaulya saat memberikan keterangan kepada awak media di Jayapura, Sabtu (18/1). ( foto: Erik / Cepos)

NPC Papua

JAYAPURA – Nasional Paralympic Commite (NPC) Papua menargetkan peringkat ketiga se-Indonesia pada perhelatan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI tahun 2020 mendatang.

 Rasa optimis itu mengingat di Peparnas Jawa Barat lalu, kontingen NPC Papua sukses meraih rangking lima se-Indonesia.

“Karena Peparnas lalu di Jawa Barat dengan hanya mengandalkan 7 cabang olahraga kita  berada di urutan kelima Indonesia. Oleh karena itu sekarang kita ini tuan rumah dengan kekuatan atlet yang kita persiapkan 200 orang dengan 50 pelatih dan official kita akan berusaha untuk mencapai urutan 3 di Indonesia,” ungkap Ketua NPC Papua, Jaya Kusuma kepada awak media di Jayapura, Sabtu (18/1). 

Apalagi 200 atlet yang akan diturunkan ini sebagian besar merupakan atlet berprestasi dan potensial yang telah memberikan prestasi diberbagai event skala Nasional bahkan Internasional. 

“Papua dalam persiapan Peparnas 2020 akan nantinya menurunkan 200 atlet, jadi harapan dengan mempersiapkan atlet sebanyak 200 dan 50 official pelatih maka kita akan berusaha untuk berada di urutan ketiga,” ujarnya. 

Pria yang juga menjabat sebagai Kadistrik Jayapura Selatan ini mengungkapkan 200 atlet disabilitas ini merupakan rekrut di seluruh daerah-daerah di tanah Papua dan tentu melakukan seleksi maupun pengecekan kesehatan atau klasifikasi cabor bagi atlet tersebut.

“Saya tidak muluk-muluk bicara juara umum karena masih ada daerah lain yang unggul dari pada kita, tapi bisa saja kita meraih itu semua atas izin Tuhan,” tegasnya. 

Jaya Kusuma juga membeberkan, bahwa 200 atletnya tersebut siap turun di 12 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

“Semua cabang olahraga ini kita akan isi dengan atlet-atlet kita, cabang olahraga unggulan kita akan perbanyak atlenya, seperti cabor Atletik, Renang, Tenis Meja kursi roda, Judo, menembak dan panahan,” tandasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago