Categories: OLAHRAGA

Mulai Nyaman di Sleman

JAYAPURA – Menjadi pemain sepak bola profesional adalah cita-cita dari bek kanan anyar PSS Sleman, I Nyoman Ansanay. Berkat ketekunan serta keyakinannya menggapai cita-cita tersebut mengantarkan dirinya bergabung ke Persewar Waropen dan Persipura Jayapura.

Pemain kelahiran 8 Juli 2001 ini pun menyadari bahwa sepak bola profesional butuh tantangan untuk mengembangkan karier. Keinginan untuk berkembang pun membuatnya berani menerima tawaran dari PSS untuk mengarungi Liga 1 2023/2024.

Bermain untuk PSS menjadi pengalaman baru bagi Ansanay. Pemuda berpostur 175 cm ini mengaku masih perlu adaptasi dengan tempat baru serta pola kehidupan yang baru.

“Jujur bermain di luar Papua membuat saya rindu pada keluarga. Namun, hal tersebut tidak mematahkan semangat saya menjalani karir di PSS. Sebagai pemain sepak bola profesional, harus berani menjalani karier keluar dari tempat tinggal,” ungkap I Nyoman Ansanay, Senin (15/5).

Mantan penggawa sepak bola PON Papua itu memahami dinamika sepak bola profesional penuh dengan tantangan yang harus bisa dilalui.   “Itulah sepak bola profesional, kita harus meninggalkan zona nyaman. Berani melihat tempat baru serta menjalani pola hidup baru,” ujarnya.

Mengenai adaptasi cuaca yang berbeda antara Jayapura dengan Sleman diakui Ansanay masih butuh penyesuaian. Menurutnya, kondisi cuaca di Sleman lebih dingin.  “Butuh adaptasi mengenai kondisi cuaca. Di Jayapura, Papua cuaca panas sedangkan di sini cenderung lebih dingin. Jadi masih perlu adaptasi lagi,” ucapnya.

Berkarir di zona baru tentu saja menemui hal baru termasuk menjalin komunikasi dengan rekan yang baru. Pemuda kelahiran Jayapura ini mengaku hal tersebut menjadi trigger dirinya lebih aktif menjalin komunikasi.

“Mengenai hal itu juga butuh adaptasi karena saya juga kurang berkomunikasi banyak dengan teman-teman. Saya tidak boleh diam, harus aktif berkomunikasi,” pungkasnya. (eri/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: LIGA

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

1 day ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

1 day ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

1 day ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

1 day ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

1 day ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

1 day ago