

JAYAPURA-Striker anyar Persipura Jayapura, Mamadou Samassa Senin (13/5) tiba di Indonesia. Setelah menempuh perjalan dari negaranya Francis.
Namun striker yang pernah mencicipi kerasnya Ligue 1 Prancis dan Serie A Italia belum bergabung bersama dengan rekan-rekannya di Magelang. Ia baru bisa bergabung dengan timnya saat Persipura menuju Bandung untuk melakoni laga perdana kontra Persib Bandung pada 18 Mei nanti.
“Hari Rabu tim akan bergeser ke Bandung, hari ini (kemarin) Mamadou Samassa tiba di Jakarta, nanti Rabu baru gabung di Bandung,” ungkap Asisten Manajer Persipura Jayapura, Ridwan Bento Madubun kepada Cenderawasih Pos, Senin (13/5) kemarin.
Kehadiran Samassa di lini depan tim Mutiara Hitam julukan Persipura dinilai memberikan warna tersendiri bagi tim empat bintang itu.
“Samassa bisa menjadi patner yang solid Boaz Solossa, Marinus Wanewar atau Titus Bonay di lini depan. Dia akan menjadi jawaban lini depan Persipura,” ungkap mantan pemain Persipura Jayapura, Nico Dimo.
Mantan penjaga gawang Persipura ini juga menilai, jika pengalaman Samassa yang pernah memperkuat tim kasta tertinggi Prancis dan Italia itu bisa menjadi motivasi pemain Persipura lainnya.
“Selain pemain, Samassa juga bisa menjadi daya tarik pencinta Persipura untuk datang ke Stadion Mandala,” jelasnya.
Nico Dimo juga optimis, jika mantan pemain Timnas Prancis U-21 itu bisa memberikan kontribusi bagi Persipura. “Meski usianya sudah 33 tahun, tapi untuk tipikal pemain Eropa itu masih usia produktif,”tandasnya. (eri/tho)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…