Categories: OLAHRAGA

Batal ke Malaysia, Jajal Tim Sesama Kontestan

Atlet Rugby PON Papua saat mengikuti latihan di lapangan Lantamal X Jayapura, Kamis (12/3)  ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Masuknya virus corona ke Indonesia, tampaknya berdampak pada persiapan 37 cabang olahraga Papua yang akan mentas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada bulan Oktober mendatang. 

Beberapa cabang olahraga harus membatalkan agenda TC mau pun try out ke luar negeri. Termasuk cabang olahraga unggulan Papua, Rugby juga harus batal ke Malaysia melakukan TC dan try out. 

Batal ke Malaysia bukan masalah besar bagi cabang olahraga permainan tersebut. Pelatih kepala Rugby PON Papua, George Deda mengatakan, bahwa dengan adanya virus corona, ia tidak ingin mengambil resiko. Sehingga ia memilih untuk tetap intens latihan di Kota Jayapura, meski secara program periodisasi mereka harus melakoni ujicoba. 

Kata Deda, dengan batal ke Malaysia, Rugby PON Papua masih memiliki plan B. Yakni menjajal beberapa klub Rugby yang ada di Kota Jayapura.

“Dan juga kita lakukan tour ke beberapa daerah yang timnya akan masuk dalam PON seperti Bali, Jogja, Jawa Barat dan DKI Jakarta,” ungkap Deda kepada Cenderawasih Pos ditemui di lapangan Lantamal X Jayapura, Kamis (12/3) sore kemarin.

Menurut Deda, laga uji coba ini sangat penting bagi timnya untuk mengukur kemampuan mereka selama mengikuti TC di Jayapura jelang pelaksanaan PON.  Program tanding harus ada , selain utk mengukur kemampuan atlit  dan juga  Pengalaman bermain sebelum PON .

“Kita punya tim-tim di Jayapura tetapi secara mental tidak bisa kita jadikan tolak ukur. Kita harus lakukan uji coba dengan tim-tim luar agar mental bermainnya  nampak sekalian kita bisa jadikan tolak ukur kita saat PON,” ujarnya. 

Deda membeberkan, dengan adanya virus corona memang sangat berpengaruh besar dengan persiapan timnya. Apalagi Rugby merupakan cabang olahraga yang siap menyapu bersih 2 medali emas pada event olahraga empat tahunan tersebut. 

“Rugby sudah masuk program khusus, dan dibagi menjadi dua tahap program jangka pendek kita akan ikut turnamen dan jangka panjang untuk PON. Tapi ada persoalan saat ini dengan adanya kasus virus corona berdampak kepada program kita yang inginkan TC ke luar. Kita akan menunggu perkembangan penanganan virus ini, tapi program uji tanding kita akan tetap jalan,” tandanya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

12 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

13 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

14 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

15 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

16 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

20 hours ago