Categories: OLAHRAGA

Kejurda Ajang Seleksi Atlet Potensial

Salah satu atlet angkat besi yang tampil dalam Kejurda Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Provinsi di GOR Cenderawasih, Selasa (9/7).( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA-Sebanyak 69 atlet dari 7 kabupaten/kota se-Papua mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Provinsi Papua yang berlangsung di GOR Cenderawasih, 9-11 Juli 2019.

Tujuh kabupaten/kota yang mengikuti Kejurda ini yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen, Boven Digoel, Puncak, Jayawijaya, Merauke dan Biak Numfor serta atlet PPLP Papua.

“Ini merupakan ajang seleksi atlet yang dipersiapkan untuk masuk TC terpusat. Banyak nomor di PABBSI Angkat Besi Binaraga dan Angkat Berat harus bisa meraih prestasi gemilang,” ungkap Wakil Sekretaris Umum KONI Papua Rahmad Maribun usai membuka Kejurda secara resmi.

Rahmad juga meminta kepada pengurus PABBSI Papua dapat berkoordinasi baik, bila ada penambahan nomor nanti di PON 2020. 

“Kalau sekiranya itu menguntungkan kita sebagai tuan rumah, cepat koordinasikan, karena Puslatprov dan KONI secepatnya akan melakukan TC terpusat bagi atlet dan mempersiapkan instrumen yang pas untuk bagaimana kita mengamati jalannya TC terpusat itu kepada kurang lebih 47 Cabor,” ujarnya.

Ditegaskan juga bahwa Cabor dan sub Cabor yang dipertandingkan pada PON kali ini merupakan paling banyak dalam sejarah penyelenggaraan PON. Oleh karena itu, sebagai tuan rumah tentu menghabiskan energi yang banyak, sehingga harus menyiapkan atlet terbaiknya untuk raih prestasi di nomor yang menjadi andalan Papua.

Selain itu, Rahmad juga berharap PABBSI Papua bisa mendulang medali emas sebanyak-banyaknnya pada PON nantinya. Dimana diketahui, PABBSI selalu menjadi andalan Papua dalam perolehan medali setiap PON.

“Tahun lalu kita PABBSI menyumbang satu medali emas, dan kita sebagai tuan rumah, jika bisa di nomor angkat besi satu emas, angkat berat 1 emas dan binarga 1 medali emas. Atau kalau bisa sebanyak mungkin. Sehingga Kejurda ini harus benar-benar melihat potensi yang akan dimasukkan dalam TC terpusat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Willy mengatakan, Kejurda ini sesuai dengan program PABBSI Papua melakukan seleksi atlet  bertujuan menjaring para atlet yang siap untuk masuk TC terpusat.

“Kejurda ini selama 3 hari dan banyak potensi di daerah bukan hanya diorbitkan ke POPNAS tapi juga di PON 2020,” tandasnya. (eri/tho) 

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

46 minutes ago

Surplus Produksi Telur Papua Perkuat Pasokan Dapur MBG

Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…

5 hours ago

Pengunjung Kurang, Pendapatan Pengelola Pantai Hamadi Merosot

   Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…

6 hours ago

Uskup dan Ordo Sepakati Anggaran Dasar Unika Fajar Timur Papua

  Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…

7 hours ago

Festival Port Numbay 2026 Promosikan Potensi Kampung Wisata

   Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…

8 hours ago

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Pemkot Perkuat Legalitas dan Manajemen

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…

9 hours ago