

JAYAPURA-Rapat perdana tim Pusat Pembinaan dan Pelatihan Provinsi Papua (Puslatprov), Jumat (5/4) digelar di ruang rapat Kantor KONI Papua.
Ketua Puslatprov KONI Papua, Brigjen TNI Irham Waroihan didampingi Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya, SP.M.Si dan Wakil Ketua II Puslatprov Kolonel Kav Donova Pri Pamungkas memimpin langsung rapat tersebut.
Ketua Puslatprov KONI Papua, Brigjen TNI Irham Waroihan mengatakan, setelah pencanangan Trainning Center (TC) terpusat maka langkah awal yang akan diambil adalah menyusun program kerja dan periodesasi latihan masing-masing Cabang Olahraga (Cabor). Kemudian memfasilitasi try out atau uji coba Cabor.
“Setelah pencanangan, saya akan menyusun program kerja dengan periodesasi latihan dari masing-masing Cabor sesuai workshop pelatihan yang kita lakukan kemarin,” ungkap Brigjen Irham yang juga Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII Cenderawasih kepada awak media.
Khusus untuk home base TC dan try out dai Cabor, jenderal bintang satu itu mengatakan, hal itu diserahkan kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabor sesuai potensi kecabangan. Sedangkan try out disesuaikan kebutuhan Cabor.
“Kita serahkan Cabor mau berhome base dimana. Misalnya, Cabor tinju home basenya di Wamena. Begitupun nanti Cabor lainnya, namun tetap kita sesuaikan berdasarkan potensi,”katanya.
Pada rapat perdana, Ketua Puslatprov meminta seluruh timnya membangun soliditas dan bekerjasama karena tugas yang diemban menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Tahun 2020 mendatang cukup berat.
“Kita punya tugas berat menyiapkan atlet Papua menuju PON dan sekaligus menjadi tim pemenangan. Tugas ini harus kita laksanakan dengan baik untuk mencapai prestasi terbaik di PON nanti,” tandasnya.
Dalam rapat itu, Sekum KONI Papua juga menyerahkan SK Revisi Tim Puslatprov kepada Ketua Puslatprov Brigjen Irhan Waroihan. (eri/tho)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…