Categories: OLAHRAGA

Putra Pasifik Tahan Imbang SSB Batik

Pemain SSB Batik usai menghadapi Putra Pasifik FC di partai semi final leg pertama Turnamen Argapura Cup II U-18 yang berakhir dengan skor 1-1 di lapangan sepak bola Berg En Dal Argapura, Selasa (5/3) kemarin.(FOTO : Lucky For Cepos)

JAYAPURA- Tim sepak bola Putra Pasifik bermain sama kuat 1-1 dengan SSB Batik yang bertindak sebagai tuan rumah pada leg pertama semi final Turnamen Argapura Cup II U-18 di lapangan sepak bola Berg En Dal Argapura, Selasa (5/3) kemarin.

SSB Batik sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan, bahkan sempat unggul di menit 51 lewat gol Wulf Horota sebelum disamakan oleh pemain Putra Pasifik melalui kaki Danielson Rawar di menit 67.

Pelatih Kepala Putra Pasifik, Eduard Ivakdalam menjelaskan, mereka bersyukur bisa bermain imbang 1-1. Sebab dalam pertandingan ini, para pemainnya mendapat tekanan dari lawan.

“Saya kira pemain bisa jalankan instruksi dengan baik, di mana mereka punya motivasi tinggi, walaupun kita lihat Batik banyak menekan kita, disamping mereka memiliki pemain postur yang cukup baik, tapi kita bisa mengimbangi mereka,”ungkap Eduard usai pertandingan.

Mantan pemain Persipura ini menuturkan, mereka berhasil meredam permainan dari lawan yang merupakan lawan dengan tipikal bermain cepat.

“Makanya tadi saya perintahkan pemain untuk disilin di posisi masing-masing, kita menutupi kekurangan dengan postur yang kecil, kita harus menekan mereka, sehingga lawan sedikit kesulian menembus pertahanan kita,” ujarnya.

Selain itu, Eduard juga menilai jika pertandingan ini akan menguras fisik dari kedua tim. Sehingga Pelatih Sepak Bola PON Papua ini berharap kondisi para pemainnya dapat segera pulih untuk menghadapi leg kedua yang akan berlangsung hari ini.

“Hari kedua tim berusaha memenangkan pertandingan. Apalagi pemain kami sebenarnya mereka belum waktunya bermain di level ini, tapi dengan motivasi dari mereka sehingga bisa tunjukkan itu di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih SSB Batik, Arnes Papare menjelaskan, pemain depannya kehilangan ketenangan dalam pertandingan ini. Sehingga mereka gagal memanfaatkan banyaknya peluang yang mereka miliki.

“Secara keseluruhan, pemain sudah tampil bagus, hanya saja pemain kurang tenang saja dalam memanfaatkan peluang yang kami miliki,” katanya.

Oleh karena itu, untuk dapat meraih satu tiket final pada pertadningan kedua. Arnes menegaskan bahwa mereka akan berusaha untuk tampil lebih padu lagi.

Sementara untuk partai big match semi final lainnya, tuan rumah PS Kayo Pulau harus menyerah 1-0 dari tamunya SSB Nafri. (eri/tho).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…

57 minutes ago

Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…

2 hours ago

Pemkab Biak Numfor dan Supiori Diminta Usulkan Tambahan Kuoata

Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak  Rayon…

3 hours ago

Pemkab Puncak Jaya Perkuat Jiwa Kewirausahaan Pemuda

  Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pemuda dan wirausaha pemula dari berbagai wilayah di…

4 hours ago

IDI Jayawijaya Didorong Bentuk 7 Cabang di Wilayah Papua Pegunungan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode…

5 hours ago

Pemuda Yakonde Miliki Tekad Mengubah dari Dalam

Utamanya adalah terkait karakter yang erat kaitannya dengan lingkungan dan pergaulan anak muda. Ondoporo Keray,…

6 hours ago