

Laurens Siep saat melakukan latihan di Stadion Mahacandra Uncen, Kamis (2/9).(FOTO: Erik / Cepos)
JAYAPURA – Laurens Siep merupakan atlet andalan NPC Papua pada pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XVI Papua 2021. Memiliki sepak terjang pada kejuaran-kejuaraan nasional sebelumnya, patut bila NPC Papua menaruh harapan besar kepada Laurens.
Peparnas XVI Papua, Laurens akan turun pada tiga nomor pertandingan Atletik, Lempar Lembing, Lempar Cakram dan Tolak Peluru. Pria kelahiran Wamena itu sangat optimis ia bisa meraih tiga medali emas untuk tanah Papua.
“Tiga nomor ini saya tegaskan menjadi milik Papua, saya akan berusaha kerja keras untuk bisa meraih medali emas dan saya persembahkan untuk masyarakat Papua,” ungkap Laurens kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Mahacandra Uncen, Kamis (2/9).
Laurens sudah menunjukan tajinya saat meraih dua medali emas pada Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) Riau 2011 di nomor Lompat Jauh dan Lari 100 meter. Masih pada ajang yang sama, Peparpenas Jakarta 2013, Laurens kembali meraih medali emas pada nomor Tolak Peluru.
Kemudian pada tahun 2016, pria kelahiran 3 Juli 1995 itu menjalani debutnya pada ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Jawa Barat. Saat itu, Laurens kembali ke podium juara dengan meraih medali emas pada nomor Lempar Lembing. Kini di Peparnas XVI Papua, Laurens berambisi untuk meraih tiga medali emas di nomor Lempar Lembing, Lempar Cakram dan Tolak Peluru.
“Untuk Peparnas Papua, saya sudah intens latihan sejak tahun 2020 sampai saat ini, sekarang saya lebih fokus pada peningkatan power saja, masih ada waktu 2 bulan, saya sangat optimis bisa mempersembahkan tiga medali emas,” tegas Laurens.
Laurens juga merasa bangga bisa mengharumkan nama Papua meski dalam keadaan terbatas. Namun baginya, itu bukan alasan untuk berhenti berkarya demi nama Papua.
“Saya sangat bangga sekali, meski dengan kondisi seperti ini tapi bisa memperkuat Papua pada kejuaraan nasional dan beberapa kejuaraan di luar sana,” pungkasnya. (eri/gin).
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…