

Legenda Barcelona Eric Abidal saat mengunjungi Anjungan Papua di Taman Mini Indonesia Indah pada Rabu (31/5). (FOTO:Alexander for Cepos)
JAYAPURA-Pada Rabu (31/5), Anjungan Papua di Taman Mini Indonesia Indah mendadak disibukkan dengan kedatangan salah satu legenda hidup Barcelona FC, Eric Abidal. Eric Abidal ditemani pengelola TMII.
Sebagai legenda sepakbola klub yang tersohor seantero dunia, perhatian pengunjung Anjungan Papua langsung tersedot ke sosok Abidal yang datang bersama sang istri. Kedatangan Eric Abidal disambut oleh Kasubid Hubungan Antar Lembaga, kantor Badan Penghubung Daerah Papua di Jakarta, Alexander dan Kepala UPTB Anjungan Papua Verra T. Lewerissa.
Setelah melalui penyambutan dengan tari-tarian khas Papua, Eric Abidal mengunjungi museum kariwari yang menampilkan benda budaya dari berbagai suku yang ada di Papua.
Eric Abidal dengan seksama mendengarkan penjelasan mengenai benda budaya Papua yang disampaikan oleh staf anjungan Papua.
Eric Abidal juga terlihat senang ketika mengunjungi Honai Suku Dani yang didalamnya terdapat prototipe rumah adat, tempat bakar batu dan patung mummy.
“Eric Abidal mendapatkan penjelasan dengan seksama dan sekali-kali memberikan pertanyaan dan rasa takjub dari setiap penjelasan yang diperoleh,” ungkap Alexander dalam rilis yang diterima oleh Cenderawasih Pos, Rabu (31/5).
Sebelum mengakhiri kunjungannya, kata Alexander, Eric Abidal menyempatkan foto bersama dan menyapa para penggemarnya serta memberikan tanda tangannya kepada pengunjung Anjungan Papua.
Diketahui, Eric Abidal bermain bersama Barcelona pada tahun 2007-2013 dan membantu Barcelona meraih empat gelar La Liga, dua Copa del Rey, tiga Supercopa de Espana, dua Liga Champion, dua Piala Super Eropa dan dua Piala Dunia Antarklub FIFA. (eri/nat)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…