Selain itu, Gerd juga berisiko menimbulkan komplikasi jangka panjang seperti peradangan kerongkongan, kanker esofagus, serta pneumonia aspirasi apabila asam lambung masuk ke saluran pernapasan.
Meski demikian, Prof. Rino menegaskan bahwa Gerd bukan penyebab utama kematian langsung maupun kematian mendadak. Pengelolaan stres yang buruk juga menjadi salah satu faktor yang dapat memperparah gejala Gerd. Stres berlebihan dapat memicu produksi asam lambung dan menyebabkan keluhan semakin sering muncul.
“Stres yang tidak dikelola dengan baik bisa memperburuk Gerd dan memicu keluhan lain, seperti jantung berdebar,” ujarnya. Oleh karena itu, Prof. Rino menekankan pentingnya kesadaran anak muda untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat sejak dini guna mencegah dan mengendalikan Gerd. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi bagi pemain yang disebut-sebut sebagai masa depan…
Pendekatan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif maupun lahan…