Teddy berharap, jangan karena melampiaskan kekecewaan dan kemarahan, lantas menyebar isu. Sebab, itu bisa menjadi serangan balik. ”Apa yang disampaikan dalam keadaan yang tidak terkontrol bisa menjadi bumerang,” tuturnya. Teddy khawatir jika kelak masyarakat menganggap, bahkan sampai meyakini, bahwa pencapaian Megawati selama ini dilakukan dengan cara-cara yang tidak benar.
Terpisah, Menko Polhukam yang juga cawapres Mohammad Mahfud MD mengingatkan semua pihak untuk melaksanakan pemilu secara jujur dan beradab. Dia tidak ingin ada kecurangan dalam pemilu. ”Tidak boleh ada tekanan-tekanan terhadap kelompok tertentu dan pemihakan kepada kelompok tertentu lainnya,” tutur dia kemarin.
Kepada aparat keamanan dari TNI, Polri, serta aparat sipil negara, Mahfud meminta agar sungguh-sungguh menjaga netralitas. Termasuk KPU dan Bawaslu. ”Supaya pesta demokrasi ini berlangsung sehat, damai, dan bermartabat,” harapnya.
Mahfud pun mengingatkan bahwa netralitas aparat negara, termasuk Polri dan TNI, sudah tertuang dalam UU Pemilu. Bukan hanya itu, Mahfud juga meminta seluruh masyarakat yang tergabung dan terafiliasi dengan kontestan pemilu untuk tertib. ”Tidak membuat kegaduhan, termasuk memproduksi berita dan informasi hoaks,” tegasnya. (far/syn/c9/fal)
Page: 1 2
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jayapura, terutama dinas teknis terkait, agar…
Bupati Keerom, Piter Gusbager kembali dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar…
Sekitar pukul 10.30 WIT, tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi menggunakan kapal cepat milik Direktorat…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda memastikan visi dan misi pemerintahannya bersama Wakil Bupati harus benar-benar dirasakan…
Penyidikan yang dilakukan atas tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi pada Minggu 1…
Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…