“Kami menyarankan orang tua untuk memvalidasi emosi anak tanpa membenarkan perilaku. Tunjukkan empati agar sistem emosinya perlahan menjadi lebih tenang,” jelasnya.Selain itu, orang tua dapat menerapkan teknik transisi, misalnya dengan memberikan batas waktu sebelum anak berhenti menggunakan gawai. Cara ini dinilai membantu anak beradaptasi tanpa merasa “diputus” secara mendadak.
Eka juga menekankan pentingnya membuat aturan penggunaan gadget yang disepakati bersama dalam keluarga. Termasuk di dalamnya waktu tanpa layar yang dijalankan oleh semua anggota keluarga agar anak memiliki contoh yang konsisten. Di sisi lain, anak perlu diarahkan pada aktivitas alternatif yang lebih aktif, baik secara fisik maupun sosial, untuk mengurangi ketergantungan terhadap layar.
Pengawasan terhadap konten yang dikonsumsi juga penting agar tidak memicu overstimulasi. “Konsistensi dalam pola asuh menjadi kunci untuk membentuk kebiasaan digital yang lebih sehat,” katanya.
Sementara itu, salah satu orang tua, Dewi, memilih mengalihkan perhatian anak melalui kegiatan olahraga panahan. Selain mengurangi waktu bermain gadget, aktivitas tersebut juga membantu anak melatih fokus dan kesabaran. Dengan pendekatan yang tepat dan konsisten, orang tua dapat membantu anak mengelola emosi sekaligus membentuk kebiasaan penggunaan media sosial yang lebih sehat. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Mereka meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dasar hukum penggunaan anggaran, mekanisme pencairan, pelaksanaan…
Dalam rangkaian forum APEKSI tersebut, Wali Kota Jayapura secara aktif mengikuti forum Rembuk Kebudayaan…
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…