Categories: NASIONAL

Dinsos Jaring ODGJ, Untuk Dirawat di RSJ Abepura

JAYAPURA-Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura H.Irawadi mengaku bahwa Dinas Sosial Kota Jayapura melalui Bidang Rehabilitasi Sosial telah membentuk satu tim,  yang sudah turun ke lapangan untuk melakukan penjaringan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Jayapura.

  Dan dalam penjaringan tersebut sebanyak 7 orang telah didapat,  di mana 4 orang mempunyai orang tua dan 3 orang tidak ada orang tua. Selanjutnya tim rehabilitasi sosial mengantar ODGJ  tersebut ke rumah sakit jiwa Abepura untuk dilakukan Penanganan dan pengobatan.

  “Bidang Rehabilitasi Sosial bersama Tim memang telah melakukan Penjaringan ODGJ di beberapa titik di Kota Jayapura, dengan menjaring ODGJ yang ada di jalan untuk kita periksa dan obati di rumah sakit jiwa Abepura.

Karena kita telah bekerjasama dalam penanganan ODGJ, kita data terlebih dahulu apakah ODGJ ini ada keluarganya atau tidak, karena jika nanti ada yang memiliki keluarga dan sudah diobati ternyata sembuh, tentunya bisa dikembalikan kepada keluarganya,” ungkapnya, Selasa (30/8) kemarin.

  Menurut Irawadi memang keberadaan ODGJ di Kota Jayapura saat ini sudah cukup banyak ada yang usia anak-anak, dewasa hingga orang tua, baik laki-laki maupun perempuan. Diakui ini memang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial dalam Penanganannya supaya Kota Jayapura terlihat aman dan nyaman tidak ada ODGJ yang berkeliaran bahkan jika sampai terjadi ada ODGJ melakukan pengrusakan mengganggu masyarakat tentu ini hal yang tidak diinginkan.

  Dan ODGJ yang di jaring akan diobati dan dirawat di rumah sakit jiwa, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah karena mereka juga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan supaya bisa sembuh dan beraktivitas seperti manusia normal serta bisa kembali kepada keluarganya.

    Sementara itu Plt Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura dr. Guy Ema Come, M. PH, mengatakan pihaknya tidak bewenang mengangkut  ODGJ di jalan, namun yang berhak atas itu hanya lintas sektoral.

  “Untuk mengangkut ODGJ yang dijalan merupakan tugas utama dari Dinas Sosial baik Kota maupun Kabupaten, kemudian Satpol PP, pihak Kepolisian, dan juga Dinas Kesehatan,” ujar Guy Ema Come, kepada wartawan, di Abepura, Selasa, (30/8).

  Namun begitu, dari RSJ Abepura selalu melayani dan memberikan pengobatan kepada pasisen ODGJ secara medis, namun persoalan yang ada saat ini banyak ODGJ yang tidak diakomodir oleh anggota keluarganya. Hal ini menjadi kendala bagi pihak RSJ untuk mengembalikan ODGJ tersebut. Untuk itu Direktur RSJ Abepura berharap perlu peran Dinas sosial untuk mengadakan progam pemberdayaan terhadap ODGJ ini.

“Secara medis kami akan menjalani sudah sesuai dengan prosedur yang terakreditasi, dan proses perawatan hanya butuh waktu 1 bulan.  Namun kadang setelah mereka sembuh tidak bisa pulang karena kendala biaya,” terang Guy Ema Come.

  Guy Ema Come menambahkan kapasitas di RSJ memiliki 86 tempat tidur, dengan ruang penampungan ODGJ yang terisi sebanyak 60 persen. “Untuk perawatan dan kapasitas masih cukup banyak tempat, karena perawatan pasien ODGJ ini tidak butuh waktu yang terlalu lama,” tuturnya

   ODGJ perlu diberdayakan, karena mereka juga punya hak untuk hidup bebas, maka untuk itu pihak keluarga tidak perlu malu untuk merawat dan membawa ODGJ ke RSJ. “Tidak perlu takut dengan momok ODGJ jahat, tapi kita harus mampu mengayomi mereka, sehingga mereka bisa bertahan hidup, toh juga kalau dirawat dir RSJ hanya butuh waktu 1 bulan mereka pasti akan sembuh,” ujarnya.

   Selain itu Plt Direktur RSJ juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua agar segera membangun pusat Rehabilitasi medis psikologis, untuk memberikan pelayanan pemulihan kepada pasien ODGJ yang telah sembuh.

  “Pasien ODGJ yang ada di  RSJ saat ini didomimasi oleh remaja dan juga orang dewasa dengan berbagai penyakit yang bervariasi. Kalau pasien yang ringan pastinya akan cepat sembuh tapi kalau yang sudah masuk stadium 4, memang butuh waktu yang cukup lama,” imbuhnya. (dil/rel/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KOTA

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

1 hour ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

14 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

15 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

15 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

16 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

16 hours ago