Categories: NASIONAL

Begini Cara Mencairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Tanpa Perlu Resign

BADAN  Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan merupakan badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Hari Tua.

Selain itu, juga meliputi Jaminan Pensiun, Jaminan Kematian, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan yang bertujuan untuk memberikan perlindungan untuk seluruh pekerja di Indonesia.

Selama bekerja, pekerja akan memiliki saldo Jaminan Hari Tua (JHT) yang dapat dicairkan ke rekening tabungan masing-masing setelah 1 bulan sejak waktu keluar dari perusahaan, dengan syarat:

–          Telah mengundurkan diri/ PHK

–          Usia pensiun

–          Cacat total tetap

–          Meninggalkan wilayah NKRI untuk selamanya (WNI)

–          Meninggalkan wilayah NKRI untuk selamanya (WNA)

Akan tetapi, untuk pekerja yang masih berstatus aktif bekerja di sebuah perusahaan, juga dapat melakukan pencairan JHT sebesar 10% dengan syarat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan minimal 10 tahun.

Dokumen yang diperlukan untuk mengajukan pencairan JHT 10% antara lain:

  1. Kartu peserta BPJAMSOSTEK
  2. E-KTP
  3. Kartu keluarga
  4. Buku tabungan
  5. Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan
  6. NPWP

Prosedur klaim atau pencairan JHT bisa dilakukan di kantor cabang yang berada di area sekitar perusahaan atau tempat tinggal, atau bisa juga melalui klaim JHT online.

Untuk prosedur layanan di kantor cabang, yaitu:

  1. Pastikan membawa dokumen asli dan mengisi data formulir pengajuan JHT.
  2. Ambil nomor antrian.
  3. Nomor antrian kamu akan dipanggil untuk wawancara.
  4. setelah verifikasi dan wawancara berhasil, kamu akan mendapat tanda terima.
  5. Proses selesai, dan berikan penilaian kepuasan di e-survey.
  6. Tunggu hingga saldo JHT masuk ke rekening kamu (biasanya akan membutuhkan waktu beberapa hari).

Baca Juga: BPJS Kesehatan Efektifkan Layanan Kepesertaan

Berikut prosedur layanan online:

  1. Klik portal layanan di Lapak Asik pada website berikut www.lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id
  2. Isi data diri kamu berupa NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan.
  3. Unggah semua dokumen persyaratan dan foto diri terbaru tampak depan dengan jenis file JPG/JPEG/PNG/PDF maksimal ukuran file adalah 6MB.
  4. Saat mendapat konfirmasi data pengajuan, klik simpan.
  5. Selanjutnya, kamu akan mendapat jadwal wawancara online yang dikirimkan melalui email kamu.
  6. Kamu akan dihubungi oleh petugas untuk verifikasi data melalui wawancara via video call.
  7. Setelah proses selesai, saldo JHT akan dikirimkan ke rekening yang telah kamu lampirkan di formulir.

Untuk pengecekan status klaim, bisa dilakukan deengan membuka website www.bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking lalu masukkan nomor kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan klik informasi status klaim. (*)

Sumber: Jawapos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: BPJS

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

12 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

13 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

14 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

15 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

16 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

17 hours ago