

Pramono Anung dan Rano Karno mendaftar sebagai calon gubernur-calon wakil gubernur di KPUD, Jakarta, Rabu (28/8/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JAKARTA– Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung bersama Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Rano Karno telah resmi mendaftarkan diri di Pilkada Jakarta 2024. Keduanya telah mendaftarkan diri ke KPU DKI Jakarta, pada Rabu (28/8).
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Pramono tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 104 miliar. Harta kekayaan itu kali terakhir dilaporkan ke KPK pada 18 Maret 2024 saat menjabat sebagai Seskab.
Pramono tercatat memiliki 9 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Bogor, Bekasi, Kediri, Sleman, dan Buleleng. Dengan nilai keseluruhan mencapai Rp 35.427.059.686 atau Rp 35,4 miliar.
Pramono juga tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 19.135.000.000 atau Rp 19,1 miliar. Lalu surat berharga senilai Rp 37.250.208.528, serta kas dan setara kas Rp 11.087.762.263.
Sehingga total harta kekayaan Pramono saat ini senilai Rp 104.285.030.477.
Jumlah tersebut lebih besar Rp 3 miliar dibandingkan laporan tahun sebelumnya pada 6 Maret 2023. Saat itu harta kekayaan Pramono tercatat senilai Rp 101.195.556.633.
Sebagaimana diketahui, Pramono Anung-Rano Karno resmi diusung PDIP untuk maju sebagai pasangan bakal cagub-cawagub Jakarta 2024. Nama Pramono muncul setelah Anies Baswedan yang sebelumnya sempat dikabarkan akan diusung PDIP batal dicalonkan. (*)
SUMBER: jawapos
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…
Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…