Topik lain yang diperkirakan masuk dalam perdebatan publik adalah kebijakan terkait penduduk asing dan lonjakan wisatawan. Sementara itu, keputusan menggelar pemilu sebelum pengesahan anggaran awal tahun fiskal 2026 menuai kritik dari partai oposisi. Mereka menuding Takaichi lebih mengutamakan kepentingan politik dibanding stabilitas pemerintahan.
Takaichi juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga di wilayah yang dilanda salju lebat, mengingat pemilu Februari tergolong tidak lazim.
Ia berjanji meminimalkan gangguan dan mendorong pemilih, termasuk pelajar berusia 18 tahun ke atas, untuk memanfaatkan pemungutan suara awal di tengah jadwal ujian masuk universitas. Pada Pemilu mendatang akan menjadi pemilihan DPR pertama yang digelar pada Februari sejak 1990, sekaligus ujian besar bagi koalisi baru Takaichi untuk mempertahankan kekuasaan di tengah peta politik Jepang yang kian terfragmentasi. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Langkah tegas ini disampaikan Ali Kabiay untuk meluruskan kesalahpahaman publik terkait kehadiran massa BMP RI…
Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…