Categories: NASIONAL

Hasil Sidang Waropen Ikut Diterjemahkan Dalam Sidang Jemaat GKI Immanuel

JAYAPURA – Hasil sidang Sinode GKI di Waropen tahun 2022 mulai ditindaklanjuti dalam sidang klasis. Disebutkan ada sejumlah perubahan baik nomenklatur maupun kebijakan yang berkaitan dengan program kerja maupun jemaat. Ini seperti yang dilakukan dalam sidang jemaat klasis ke XXIV GKI Immanuel Hamadi.

Pdt E.M Rollo S.Th, MM selaku anggota Badan Pekerja Klasis (BPK) Wilayah C, Klasis Jayapura menjelaskan bahwa dalam sidang jemaat ke XXIV GKI Immanuel Hamadi, BPK hadir untuk mengarahkan sidang dimana ada 6 hal yang dibahas. Pertama melaksanakan evaluasi program pelayanan dan anggaran pendapatan gereja, kedua, menerima laporan pertanggungjawaban dari majelis jemaat, ketiga menetapkan program gereja di jemaat, keempat, menetapkan rencana anggaran pendapatan dan belanja gereja dilingkup jemaat, kemudian menetapkan majelis jemaat terpilih lalu memilih dan menetapkan ketua dan anggota BPPG.

“Badan pekerja juga menyampaikan untuk meneruskan keputusan sidang sinode Waropen terkait perubahan struktur kemajelisan dari 6 menjadi 5. Yaitu pertama urusan misi, penginjilan, pemuridan dan kemitraan, kedua, pelayanan dan pembinaan jemaat, pelayanan kasih dan keadilan, urusan asset, ekonomi, keuangan dan pembangunan kemudian pengembangan SDM dan penelitian. Ini lima urusan yang akan mengalami perubahan dan harus ditetapkan dalam sidang,” kata Pdt E.M Rollo didampingi Ketua PHKM GKI Immanuel Hamadi, Pdt M. Saiya Tablaseray S.Th dan Ketua Panitia Sidang Jemaat XXIV GKI Immanuel Hamadi, Ricky R Samor, Jumat (27/1) disela – sela sidang jemaat.

Perubahan lainnya adalah sebutan wik akan diganti menjadi rayon. “Program juga menyesuaikan dengan ketersediaan pendapatan. Lalu untuk persoalan global semisal resesi ekonomi nantinya akan dibahas dalam urusan asset ekonomi dan keuangan,” imbuhnya. Pdt M. Saiya Tablaseray S.Th menyampaikan bahwa pihakknya akan mengevaluasi seluruh pelayanan tahun 2022 dan anggaran yang dipertanggungjawabkan sekaligus rencana program tahun 2023.

“Kami juga akan menjabarkan hasil sidang sinode ke jemaat mulai dari wik menjadi rayon kemudian urusan yang berubah nama dan menambah fungsi ini akan dipertajam dan diperluas kemudian ditindaklanjuti. Misal ada yang berbicara soal keadilan atau hukum maka yang menangani itu sudah ada,” tambah Pdt Saiya.

Sementara Ketua Panitia Sidang Jemaat XXIV GKI Immanuel Hamadi, Ricky R Samori menambahkan bahwa diakui banyak perubahan yang terjadi dari keputusan sidang sinode di Waropen yang harus dipaparkan kembali.
“Hasil sidang ini akan kami sosialisasikan mulai dari wik atau rayon I hingga rayon VIII sehingga warga jemaat memahami keputusan sidang. Warga jemaat harus paham apa saja perubahan dan kebijakan serta program yang diambil oleh gereja,” imbuhnya. (ade/gin)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: GKIIMMANUEL

Recent Posts

Warga Mulai Panik, Kabut Putih Masuk Kota Jayapura

Fenomena udara yang menyelimuti kawasan Kota dan Kabupaten Jayapura belakangan ini dipastikan murni merupakan fenomena…

4 hours ago

Memaksakan Siswa Naik Kelas Bisa Jadi Bumerang Dikemudian Hari

PGRI menegaskan bahwa siswa yang kurang berupaya belajar, sering absen tanpa alasan jelas, serta belum…

5 hours ago

Ada Dua Warga Binaan yang Kabur

Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan, jumlah penghuni lapas tercatat sebanyak…

7 hours ago

Motto “Hen Tecahi Yo Onomi T’Mar Ni Hanased” Alami Perubahan

Motto Hen Tecahi Yo Onomi T'mar Ni Hanased yang merupakan peninggalan Wali Kota Benhur Tomi…

8 hours ago

Jenazah Mayor Manfred Fatem Diminta Diserahkan ke Gereja

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, Manfred bersama pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya sebelumnya…

9 hours ago

Pemerintah Pakai Bantuan Cairan dari Brasil Tangani Karhutla

Dudung mengatakan dirinya dalam waktu dekat akan meninjau sejumlah wilayah terdampak karhutla, termasuk Sumatera Selatan,…

15 hours ago