Categories: NASIONAL

Dinasti Politik Presiden Jokowi Jadi Sorotan, Prabowo: Salahnya apa?

JAKARTA-Dalam panggung politik Indonesia, munculnya anak-anak Presiden Joko Widodo telah menjadi perbincangan hangat.

Namun, Prabowo SubiantoBacapres sekaligus tokoh politik ternama, melihat hal ini dengan sudut pandang yang berbeda.

Baginya, keterlibatan anak-anak Presiden Joko Widodo dalam politik bukanlah sesuatu yang harus dipermasalahkan.

Bacapres Prabowo Subianto menilai masuknya Kaesang Pangarep ke dalam Partai PSI hingga Gibran Rakabuming Raka menjadi bacawapresnya adalah hal yang tidak perlu dibesar-besarkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo Subianto merespons persepsi masyarakat tentang dinasti politik yang dibangun Presdien setelah Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka ditunjuk sebagai cawapres pendampingnya.

Prabowo mengatakan, selama bertujuan mengabdi untuk bangsa, maka tidak ada yang salah. Oleh karena itu, tidak bisa segala sesuatu hanya dipandang dari sisi negatif.

“Kalau dinastinya Pak Jokowi ini berbakti untuk rakyat, kenapa? Salahnya apa? Jadi, berpikir yang baiklah. Berpikir positif,” kata Prabowo di Darmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (25/10).

Prabowo bahkan tak menampik bahwa dirinya pun dari keluarga dinasti yang turun-temurun berkarir sebagai anggota TNI.

Namun, kondisi itu mestinya tidak menjadi masalah selama diniatkan untuk melayani rakyat.

“Semua dinasti, bung! Kita jangan cari yang negatif lah! Cari yang positif, ya. Orang ingin berbakti apa salahnya, ya kan? Saya juga dinasti. Saya anaknya Sumitro, cucunya Margono Djojohadikusumo,” jelas Prabowo.

“Paman saya gugur untuk RI. Kita dinasti Merah Putih, kita dinasti patriot. Kita dinasti yang ingin mengabdi untuk rakyat,” lanjutnya.

Ditambahkan dari mkri.id, sistem politik dinasti sebenarnya bukan yang pertama terjadi di Indonesia, semenjak era presiden Soekarno hingga era SBY banyak sistem perpolitikan dinasti ditemui.

Dinasti politik sebenarnya sudah banyak terjadi dan massif dilakukan pemimpin dari berbagai kalangan.

Banyak kasus politik dinasti terjadi di Indonesia bukan saja pada level pusat, tetapi juga sudah merambah pada level daerah. ***

Sumber: Jawapos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pengalihan ASN ke Kementerian Jadi Solusi Tekan Belanja Pegawai

Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…

17 hours ago

Warga Diminta Waspadai Kejahatan di Ruang Digital

  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…

18 hours ago

Wali Kota: Bangun Tempat Ibadah Butuh Komitmen Moral

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…

19 hours ago

Nggam Bu, Pesona Air Biru yang Dijaga Masyarakat Adat

Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…

20 hours ago

Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkot Siapkan Konvoi Merah Putih

  Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…

21 hours ago

Minimnya Anggaran hingga Maraknya Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…

22 hours ago