

Foto ilustrasi, 35 pesawat asing bakal membantu menangani karhutla di sejumlah wilayah Indonesia. (khazanahriau.com)
KALTIM-Sebanyak 35 pesawat asing bakal membantu pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memproses izin khusus bagi pesawat berregistrasi asing untuk mendukung operasi pemadaman dari udara.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan, pemanfaatan pesawat asing menjadi salah satu langkah memperkuat kemampuan pemerintah menghadapi karhutla. “Termasuk melalui fasilitasi penggunaan pesawat udara registrasi asing untuk mendukung kegiatan pemadaman dan penanganan dampak bencana,” kata Lukman di Jakarta, Minggu (23/8).
Pesawat yang sudah mendapatkan izin khusus tidak terpaku pada satu wilayah.Jika kondisi kebakaran berubah dan daerah lain membutuhkan bantuan, armada tersebut dapat direposisi ke lokasi berbeda. Operator hanya perlu memberikan pemberitahuan kepada Ditjen Perhubungan Udara paling lambat 1 x 24 jam sebelum pemindahan dilakukan. Aturan tersebut mengacu pada Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor KP 9 Tahun 2021 tentang Otorisasi Pengoperasian Pesawat Udara Asing.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…