Categories: NASIONAL

Kemenkeu Tegaskan APBN Juga Disalurkan untuk Membantu Warga Palestina

JAKARTAKementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia menyatakan bahwa APBN tidak hanya digunakan untuk pembangunan masyarakat, namun juga disalurkan untuk menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian global.

Sekretaris Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Ubaidi Socheh Hamidi, menyampaikan peran APBN selain digunakan untuk mendukung pembangunan, juga diberikan untuk bantuan kemanusiaan bagi Palestina.
“Tujuannya memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita di Palestina,” katanya, Rabu (22/11) seperti dikutip dari Antara.
Ia menambahkan bantuan kepada Palestina melalui APBN ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjalankan amanat Pembukaan UUD 1945, yakni, turut serta dalam menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
“Pemerintah telah mengalokasikan bantuan senilai Rp 31,9 miliar atau setara dengan 2 Juta US dolar. Ini melalui pendanaan lembaga dana kerja sama pembangunan internasional  (LDKPI) atau Indonesia AID,” ujarnya.
Ubaidi juga menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mendukung diplomasi melalui kerja sama pembangunan internasional. Termasuk dalam hal menjalankan misi kemanusiaan.
“Semoga memberi manfaat dan meringankan beban para korban di Palestina. Kita juga terus berdoa bersama agar saudara-saudara kita di Palestina senantiasa diberikan kekuatan dan mendapatkan perlindungan,” tutup Ubaidi.
Diketahui, Pemerintah Indonesia melalui LDKPI kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan perlengkapan medis senilai US 2 juta dolar untuk warga Palestina.
Bantuan kemanusiaan ini telah diterbangkan dari Jakarta menuju Bandara El-Arish Mesir pagi tadi.
Bantuan akan diserahkan kepada UNRWA (Badan PBB yang bertanggung jawab menangani pengungsi Palestina) melalui Egyptian Red Crescent (Bulan Sabit Merah Mesir).
Setelah itu, pihak UNRWA akan mendistribusikan bantuan untuk masyarakat Palestina yang terdampak perang.
Sementara itu, Direktur Utama LDKPI, Tormarbulang Lumbantobing mengungkapkan bahwa obat-obatan dan perlengkapan medis yang dikirim ke Palestina, didanai oleh LDKPI dengan dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Keuangan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam keberangkatan bantuan ini,” ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa seluruh bantuan yang dikirim merupakan barang yang benar-benar dibutuhkan oleh warga di Gaza, Palestina.(*)
Sumber:    Jawapos
Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

20 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

21 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

22 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

23 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

24 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

1 day ago