Categories: NASIONAL

Anak Pejuang Tak Gentar Di-bully Hingga Diteror

JAYAPURA– Berbekal dari perjuangan yang telah dilakukan para orang tua terdahulu untuk mempertahankan Papua menjadi bagian dari Indonesia mengajarkan para anak pejuang untuk melanjutkan apa yang menjadi cita – cita besar bangsa.

   Dari apa yang diletakkan para  pendahulu dikatakan menjadi modal utama untuk melanjutkan perjuangan guna mewujudkan kesejahteraan dan menyatakan bahwa Papua akan terus berkembang layaknya daerah lain.

   “Sekali pun dibully, diancam, diteror saya tetap tegak lurus membela hasil perjuangan. Pepera adalah anugerah Tuhan yang sudah terjadi dan tak bisa ditawar lagi. Kalau ada yang bilang ini rekayasa saya mau katakana bahwa itulah keputusan orang – orang tua dulu dan itu final,” tegas Koordinator Forum Komunikasi Komponen Merah Putih Papua Republik Indonesia, Yonas Nussi di kantor LVRI Dok V Jayapura, Ahad (19/11).

   Ia secara lugas menyatakan bangga memiliki orang tua yang bekerja dan berjuang membela dan mempertahankan NKRI dari Sabang  hingga Merauke. Meski banyak tantangan dan rintangan namun semua dilewati dan menitipkan benih perjuangan pada generasi muda saat ini.

“Kami pastikan bahwa anak pejuang akan tetap tegak lurus melanjutkan apa yang sudah dicita – citakan,” tambahnya.

   Yonas dan beberapa organisasi penerus perjuangan lainnya Ahad kemarin menyambangi kantor LVRI sekaligus memberikan bantuan memperingati hari Pepera.

   Kegiatan itu ditutup dengan pembacaan komitmen serta mengheningkan cipta di Tugu Pepera. “Kami ingin tegaskan disini bahwa kami anak pejuang akan terus menyuarakan keutuhan NKRI dan Papua ada di dalamnya,” tegasnya.

    Sementara Ketua LVRI Kompol (purn) Muznibi mengaku senang karena masih banyak anak muda yang mau memperhatikan para pejuang veteran. “Kami bahagia karena masih ada yang memperhatikan dan menghargai perjuangan kami,” singkat Muzbini. (ade/tri)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: ANAK

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

2 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

3 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

4 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

5 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

6 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

7 hours ago