Categories: NASIONAL

Waspada! Tanaman Ini Bisa Mengundang Ular ke Pekarangan Rumah

MANADO- Banyak orang menanam berbagai jenis tanaman di sekitar rumah untuk memperindah lingkungan dan menciptakan suasana asri. Namun, siapa sangka, beberapa tanaman justru bisa menjadi tempat favorit ular untuk bersembunyi. Jika tidak diperhatikan dengan baik, pekarangan rumah yang seharusnya nyaman bisa berubah menjadi sarang hewan berbisa yang berbahaya.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali jenis-jenis tanaman yang berpotensi mengundang ular, agar dapat mengambil langkah pencegahan sejak dini. Pertama, bambu rumpun yang tumbuh terlalu lebat. Tanaman ini memang terlihat indah dan alami, tetapi bagian bawahnya cenderung gelap dan lembap. Kondisi tersebut sangat disukai ular sebagai tempat bersembunyi, terutama saat siang hari. Kedua, tanaman lidah mertua yang ditanam terlalu rapat.

Meski dikenal sebagai tanaman hias yang mudah dirawat, celah-celah di antara daunnya bisa menjadi tempat ular kecil melingkar tanpa terlihat. Hal ini tentu berbahaya, terutama jika berada dekat area aktivitas keluarga.

Ketiga, tanaman rambat dan semak liar. Tanaman jenis ini seringkali tumbuh tidak terkontrol dan menciptakan area yang rimbun. Bagian bawahnya membentuk lorong gelap yang aman bagi ular untuk bergerak tanpa terdeteksi. Keempat, pohon pisang yang ditanam terlalu dekat dengan rumah.Tanah di sekitar pohon pisang biasanya lembap dan menjadi habitat yang disukai oleh tikus dan katak—dua hewan yang merupakan mangsa utama ular.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

30 minutes ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

5 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

6 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

7 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

8 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

9 hours ago