Categories: NASIONAL

Sekelompok Pemuda Tolak Penempatan PJ Bukan OAP

JAYAPURA-Sekelompok Pemuda di Kabupaten Jayapura membentangkan spanduk yang berisi penolakan terhadap keputusan pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Dalam Negeri terkait dengan rencana pelantikan pejabat Bupati Jayapura yang berasal dari kalangan bukan Orang Asli Papua (OAP).

“Kami tokoh pemuda serta masyarakat adat peduli hak orang asli Kabupaten Jayapura berada di Kantor Bupati Jayapura, kami menyatakan sikap dan kami mohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan Menteri Dalam Negeri agar dapat menghargai kami hak masyarakat adat di Kabupaten Jayapura,” kata Koordinator aksi tersebut, Elkana kepada wartawan di sela sela aksi tersebut, Minggu (18/12).

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Presiden dan juga Kementerian Dalam Negeri terkait dengan SK Penempatan Pejabat Bupati Jayapura di Kabupaten Jayapura,  adalah orang-orang atau pejabat yang berasal dari Kabupaten Jayapura.  “Jika apa yang kami sampaikan ini tidak ditanggapi oleh pemerintah pusat maka kami akan melakukan aksi besar-besaran,” tegasnya.

Diketahui,  aksi pembentangan spanduk ini dilakukan oleh para pemuda dan masyarakat adat dari Kabupaten Jayapura bertempat di depan pintu masuk Kantor Bupati Jayapura.  Mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan,  penolakan terhadap pejabat yang akan dilantik oleh pemerintah pusat untuk ditempatkan di Kabupaten Jayapura.  Pada intinya masyarakat berharap agar pemerintah mempertimbangkan,  demi menjaga situasi Kamtibmas di wilayah kabupaten Jayapura menjelang Natal dan Tahun Baru. (roy/ary)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SENTANI

Recent Posts

Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Video Asusila Seorang Influencer Jayapura

Ketiga tersangka masing-masing berinisial RS, AS, dan II. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam kasus…

14 hours ago

Satu Tersangka Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe Dibebaskan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan,…

15 hours ago

Dua Anggota Polres Diperiksa Terkait Penembakan Warga

Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…

18 hours ago

Kritik Latihan Fisik Ala Militer, Natalius Pigai: Ini Bukan Mau Perang!

Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…

19 hours ago

Tak Bisa Dibaca oleh AI, Pernah Dimintai Pendapat Oleh HRD

Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…

20 hours ago

Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang pengganti Rp 809 Miliar

Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…

1 day ago