Categories: NASIONAL

Ribuan HP Disita, Bareskrim Bongkar Jaringan HP Black Market

JAKARTA – Operasi penegakan hukum yang dilakukan Bareskrim Polri kembali membuka tabir praktik lama yang belum sepenuhnya hilang: penyelundupan barang elektronik. Kali ini, yang menjadi sorotan adalah ribuan unit ponsel ilegal yang beredar di pasar tanpa melalui jalur resmi.

Dari lima lokasi penggerebekan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, aparat berhasil menyita total 4.599 unit handphone impor ilegal. Angka ini bukan sekadar statistik penindakan, melainkan gambaran skala industri bayangan yang selama ini beroperasi di balik sistem distribusi resmi. Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) di bawah Bareskrim Polri. Penggerebekan dilakukan di lima lokasi berbeda yang tersebar di Penjaringan, Jakarta Utara, Cengkareng, Jakarta Barat dan Kalideres.

Lokasi-lokasi ini bukan tempat acak. Mereka diduga menjadi bagian dari rantai distribusi barang ilegal—mulai dari penyimpanan, perakitan, hingga pengemasan ulang sebelum dipasarkan. Yang ditemukan di lapangan tidak hanya berupa ponsel utuh. Aparat juga menyita: ribuan unit spare part (casing, LCD, baterai), ratusan boks kemasan berbagai merek, Alat pengemasan (packing tools), Kabel dan charger dalam jumlah besar.

Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik yang terjadi bukan sekadar impor ilegal, tetapi juga perakitan ulang dan distribusi terorganisir. Beberapa merek yang teridentifikasi antara lain: iPhone, Samsung, Oppo, Vivo, Redmi, Nokia. Barang-barang ini diduga masuk tanpa melalui prosedur kepabeanan resmi. Menurut penyidik, modus yang digunakan tergolong klasik namun efektif:Barang masuk secara ilegal (tanpa bea masuk). Disimpan di gudang terpisah, Dirakit ulang dari komponen terpisah kemudian dikemas ulang seolah produk baru dan didistribusikan ke pasar dengan harga kompetitif.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wamen HAM: Papua Bukan Tanah Kosong

Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…

39 minutes ago

PSN Tak Bisa Langsung Ditolak atau Diterima

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…

2 hours ago

18 Tahun ‘Disclaimer’, Pemkab Waropen Akhirnya Raih Opini WDP dari BPK

Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…

2 hours ago

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

7 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

8 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

12 hours ago