Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dinilai tidak cukup hanya sebatas mengeluarkan pernyataan. Dia mendesak, agar OKI bertindak baik melalui diplomasi dengan mendesak PBB bersikap fungsional dan efektif menegakkan perdamaian dan keadilan, ataupun menyiapkan pertahanan diri lewat perang jika itu diperlukan.
”Fatah dan Hamas saatnya menyisihkan perbedaan strategi di antara mereka karena ancaman Israel sudah di depan rumah,” tegas Tokoh Muhammadiyah tersebut.
Selain itu, Indonesia juga didorong untuk menampilkan sikap tegas sesuai perintah Pembukaan UUD 1945. Yakni mewujudkan perdamaian abadi dan mengenyahkan segala bentuk penjajahan di muka bumi. Pemerintah Indonesia dirasa perlu lebih maju mendesakkan Sidang Darurat OKI dan Dewan Keamanan PBB utk mengambil tindakan tegas atas Israel dan menyelamatkan jutaan rakyat Palestina.
Dia juga meminta agar Bangsa Indonesia tidak melupakan sejarah di mana Palestina merupakan negara pertama yg mengakui kemerdekaan Indonesia. Bahkan sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI pada 1945.
”Umat Islam dan Umat Kristiani, khususnya, perlu bersatu menyelamatkan Jerussalem, kota suci bagi kedua umat,” tuturnya. Dia meyakini, rakyat cinta damai. Sehingga, harus bersama-sama bersatu menghentikan perang, menegakkan keadilan, dan selamatkan kemanusiaan. (mia/jawapos)
Page: 1 2
Ia menjelaskan, dari sejumlah pemain yang mengikuti seleksi, sebanyak 30 pemain telah dipilih untuk menjalani…
Tidak ikut terlibat dalam aksi di lapangan namun menyiapkan narasi yang provokatif dan propaganda membela…
Bupati dalam kesempatan itu berdialog langsung dan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk memaparkan kegiatan…
Forum ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ananias Faot sekaligus membuka…
TNI sedang mendalami asal-usul senjata api yang terlihat dibawa pria tersebut. "Video tersebut memang telah…
Mantan Rektor Uncen ini menjelaskan, ada dua hal yang harus dijaga selama bulan suci yaitu…