

Gubernur Papua, Lukas Enembe saat berbincang-bincang dengan Sekda Ridwan Rumasukun dan Asisten II Muh. Musaad di Gedung Negara, beberapa waktu yang lalu. (FOTO: Elfira/Cepos )
JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe bakal menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia tingkat provinsi yang dipusatkan di Stadion Utama Lukas Enembe (SULE) Rabu 17 Agustus besok.
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejateraan Rakyat Papua Muhammad Musa’ad menyampaikan, sesuai dengan protap setiap 17 Agustus Irupnya adalah Gubernur dan cadangannya adalah Pangdam.
“Prosedur tetapnya seperti itu, begitu juga saat penurunan bendera nantinya. Dimana Irupnya Gubernur dan cadangannya adalah Kapolda Papua,” ucap Musa’ad saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (15/8) kemarin.
Menurut Musa’ad, sesuai protap seperti itu dalam tata cara pelaksanaan upacara 17 Agustus sudah diatur sedemikian rupa. Sesuai ketentuan yang berlaku. Selain upacara detik detik peringatan 17 Agustus, bakal ada kegiatan lainnya yang diselenggaran Pemerintah Provinsi Papua di Stadion Lukas Enembe.
“Setelah upacara peringatan 17 Agustus, ada atraksi bela diri dari TNI. Karena kegiatannya kita buat di Sentani maka ada atraksi suling tambur dan ada juga paduan adat daerah,” terangnya.
Lanjutnya, setelah upacara tingkat Provinsi. Tepat pukul 12:00 WIT Gubernur akan mengikuti upacara secara virtual tingkat nasional peringatan 17 agustus yang dipimpin langsung Presiden Jokowi, sorenya dilanjutkan upacara penurunan bendera.
“Peserta peringatan HUT ke-77 RI jumlahnya tidak seperti situasi normal, sebab kita masih dalam kondisi pandemi. Ada keterwakilan TNI-Polri, Serpri, perwakilan pemuda, pelajar dan lainnya,” kata Musa’ad.
Selain itu, yang hadir diharapkan sudah melakukan vaksinasi dua kali. Panitia bakal menyiapkan masker dan hand sanitizer di tempat tempat yang sudah disiapkan. “Kepada mereka yang terlibat agar melakukan screening terlebih dahulu,” imbaunya.
Sekedar diketahui, dipusatkannya peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia di SULE sebagaimana arahan dari Gubernur Papua Lukas Enembe lantaran SULE merupakan aset pemerintah yang bisa dimanfaatkan.
Selain itu kata Musa’ad, nantinya tidak menganggu aktivitas warga lainnya saat pelaksanaan upacara 17 Agustus. Sebab, di stadion kebanggan masyarakat Papua itu memiliki lahan parkiran yang luas.
Ada banyak kegiatan yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi Papua dalam 17 Agustus nanti. Diantaranya akan melakukan berbagai lomba, anjangsana serta melakukan aksi donor darah. “Kita harapkan masyarakat Jayapura bisa berpartisiapsi aktif dalam rangka HUT 17 Agustus mendatang,” pungkasnya. (fia/wen)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…