Categories: NASIONAL

Nekat Tikam Mantan Pacar Karena Cemburu dan Sakit Hati

MERAUKE– Kasus penikaman yang dilakukan pelaku NK, pria 30 tahun di Merauke yang nekat menikam mantan pacarnya bernama Vera Linda, selain karena dibakar api cemburu, penganiayaan tersebut dilakukan  pelaku karena merasa sakit hati, yang mana  buah hati mereka antara pelaku dan korban ditelantarkan oleh korban.

‘’Selain karena cemburu, pelaku merasa sakit hati karena anak mereka ditinggalkan korban begitu saja, sementara anak tersebut masih sangat kecil dan sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui KBO Reskrim Ipda Eko Irianto saat ditemui media ini di Mapolres Merauke, Rabu (14/9).

Sekadar diketahui, dari penuturan  versi pelaku bahwa dirinya masih mencintai korban, namun  ia meningggalkan dirinya bersama anak hasil hubungan antara pelaku dengan korban yang masih kecil. Bahkan pelaku mengaku, jika korban sempat menjual anak mereka kepada orang lain sebesar Rp 5 juta dan setelah mengetahui hal itu, dirinya bersama dengan keluarganya mengambil anak tersebut dan saat ini dijaga dan dipelihara oleh kakak perempuan pelaku. Penganiayaan dilakukan pelaku karena korban sering mengirim chat-chat  dan foto kalau dirinya sudah bersama dengan laki-laki lain dan telah hamil 2 bulan. Bahkan, korban kata pelaku mengirimkan foto  yang menunjukkan perut dari korban kalau sedang hamil 2 bulan. Dikirimkan foto dan chat-chat tersebut, pelaku kemudian membawa pisau dan hendak menemui korban dan laki-laki tersebut.

Namun saat sampai di kost korban, pelaku hanya menemui korban sehingga cekcok tidak terelekkan. Pelakupun kemudian menikam korban yang menurut pelaku 3 kali. Namun polisi  belum menghitung jumlahnya karena belum menerima hasil visum. ‘’Yang jelas pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan telah menjalani penahanan,’’tandas KBO Ipda Eko Irianto. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

5 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

7 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

8 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

9 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

10 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

11 hours ago