“Kritik Presiden Prabowo harus dijadikan momentum bersih-bersih. Kemudian yang profesional kami dukung, dan yang gagal tetapi tidak mau bertanggung jawab harus berani dievaluasi, bahkan diganti,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam peresmian Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, 12 Januari 2026, mengatakan telah memberikan tugas kepada Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk membersihkan semua BUMN di Indonesia.
Terlebih, kata dia, terdapat komisaris maupun direksi yang tidak tahu malu dengan meminta bonus di saat BUMN yang dipimpin sedang merugi.
“Kalau tidak mau, kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Segera minta berhenti. Banyak yang siap menggantikan saudara-saudara. Saya percaya banyak yang siap menggantikan,” kata Presiden. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…