Mahfud menegaskan bahwa tim reformasi Polri tidak dibentuk untuk menjadi musuh lembaga tersebut. Ia menekankan pendekatan kolaboratif sebagai kunci agar perubahan bisa berjalan efektif.“Tim ini tidak datang sebagai musuh,” ucap Mahfud.
“Kalau datang sebagai musuh pasti tidak akan efektif, maka kita bicara ketemulah dari hati-hati,” lanjutnya.
Selain itu, Mahfud menantang publik untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan solusi konkret, bukan hanya kritik. Menurutnya, kritik tanpa tawaran solusi tidak akan memperbaiki kondisi yang sudah lama menjadi sorotan.
“Masyarakat disilakan bicara dan memberi solusi, jangan hanya ngeritik, lho,” tegas Mahfud.
“Kalau ngeritik bahwa di polisi banyak pemerasan, gitu, semua orang sudah tahu, tapi kenapa ini terjadi,” pungkasnya. (*/Radar Jember)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…