

Ketua DPR RI Puan Maharani
JAKARTA– Pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang menyatakan bahwa Gedung DPR bukan tempat yang bisa dimasuki sembarangan, meski kerap disebut sebagai rumah rakyat, viral di media sosial. Pernyataan itu disampaikan Puan saat membuka simulasi Sidang Parlemen Remaja 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/11).
“Gedung milik negara memang tidak boleh sembarangan dimasuki. Harus ada aturannya. Harus daftar, menyatakan kepentingan datang, menyatakan saya siapa, kemudian mau ngapain,” kata Puan.
Puan mengibaratkan Gedung DPR sebagai rumah sendiri. Menurutnya, setiap orang yang hendak masuk rumah seseorang tentunya harus dilakukan dengan tata cara yang benar.
“Rumah kalian saja kan kalau mau masuk kan ketok-ketok dulu, harus permisi kan, enggak bisa cuma ada orang mau bertamu ke rumah kalian, terus ya masuk-masuk saja. Kan nggak boleh kayak gitu,” tegasnya.
Ketua DPP PDIP itu menekankan, Gedung DPR merupakan objek vital negara yang tetap terbuka untuk kegiatan positif. Namun, setiap tamu wajib mengikuti prosedur masuk, seperti izin dan penyebutan tujuan kedatangan.
Ia pun menambahkan, masyarakat tetap bisa menyampaikan aspirasi ke DPR, asalkan dilakukan secara tertib dan sesuai aturan. “Jadi ini terbuka, tapi ada aturannya, baik dalam menyampaikan aspirasi, pendapat, maupun saat ingin bertemu siapa pun,” pungkasnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…