Categories: NASIONAL

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri Endus Potensi Kecurangan Pemilu

Sementara itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Nusron Wahid merespons berbagai tudingan yang menyasar Prabowo-Gibran. Dia menepis jika KIM akan melakukan kecurangan pemilu berupa pengerahan aparat hingga dugaan nepotisme.

Dia menghormati Megawati sebagai presiden kelima RI. Meski begitu, dia meminta Mega bicara fakta. Jangan membuat kabar burung atau hanya berdasar informasi-informasi yang tidak jelas. ”Buktikan kalau memang ada penyelewengan dan kecurangan,” tegasnya.

Beberapa Tokoh Sowan ke Gus Mus

 

BERI KETERANGAN: Dari kiri, Wahyu Salvana, Erry Riyana Hardjapamekas, Lukman Hakim Saifuddin, Aliflman Nurlambang, Goenawan Mohamad, Omi Komariah, Romo Benny Susetyo, dan Nong Mahmaad. (AFP)

 

Sejumlah tokoh nasional kemarin (12/11) sowan ke kediaman KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, para tokoh yang datang, antara lain, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, sastrawan Goenawan Mohamad, Romo Benny Susetyo, dan Omie Komariah. Di depan ndalem, rombongan disambut Wahyu Salvana, menantu Gus Mus.

Setelah itu, mereka masuk dan pertemuan berlangsung tertutup sekitar 1,5 jam. Selanjutnya, keterangan kepada awak media tentang pertemuan tersebut dilaksanakan di tempat terpisah. Tidak berada di lingkungan pondok.

Goenawan Mohamad saat memberikan keterangan menyampaikan, kunjungan ke Gus Mus kemarin bertujuan sowan dan berbagi rasa. Menurut dia, saat ini terdapat banyak kebohongan.

”Karena kesetiaan bisa dibeli. Kedudukan bisa dibeli. Menjelang pemilihan presiden, menurut saya makin mencemaskan,’’ jelasnya.

Omie Komariah juga menyatakan demikian. Saat bertemu Gus Mus, dia mencurahkan isi hatinya soal korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) yang diperjuangkan saat reformasi, ternyata tidak ditunaikan secara sungguh-sungguh. ”KKN justru semakin menggurita dalam penyelenggaraan negara,’’ kata istri Nurcholis Madjid itu.

Sebelum kedatangan para tokoh tersebut, menantu Gus Mus, Wahyu Salvana, menegaskan bahwa pertemuan itu sebatas sowan biasa. ”Sowan layaknya tamu-tamu biasa. Kebetulan Abah punya waktu kosongnya hari ini (kemarin, Red),’’ katanya.(far/idr/vah/lin/c14/c7/oni)

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pemkot Jayapura Alokasikan Rp32,5 Miliar untuk THR dan TPP ASN

Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…

17 hours ago

Bawaslu Papua Laporkan Dana PSU ke Gubernur

Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…

18 hours ago

Pengoperasian Rumah Singgah Mulai Dipersiapkan

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…

19 hours ago

Evaluasi Tim, Persipura Lakukan Rangkaian Ujicoba

Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…

20 hours ago

Wali Kota Minta PT AMJ Beri Kebijakan Khusus Bagi Pelanggan Tidak Mampu

Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…

20 hours ago

Angkasa Pura Bentuk Posko Angkutan Udara

General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…

21 hours ago