

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, usai mengisi kuliah umum di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Kamis (11/6). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com).
JAKARTA- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto menekankan pentingnya pemikiran geopolitik proklamator RI Soekarno, sebagai pijakan diplomasi luar negeri dan strategi pertahanan Indonesia di tengah dinamika global saat ini. Pernyataan itu disampaikan Hasto saat memberikan kuliah umum bertajuk “Pemikiran Geopolitik Bung Karno” dalam rangka Dies Natalis ke-27 Universitas Bung Karno di Aula Ir. Soekarno, Jakarta, Kamis (11/6)
Dalam pemaparannya, Hasto menilai konsep Siklus Geopolitik Soekarno masih relevan digunakan Presiden Prabowo Subianto apabila Indonesia ingin mengambil peran sebagai fasilitator perdamaian dunia, khususnya dalam meredakan konflik di kawasan Timur Tengah. “Kalau Presiden Prabowo berkehendak menjadikan Indonesia sebagai peace facilitator untuk masalah Timur Tengah, ini (Siklus Geopolitik Soekarno) bisa dipakai,” kata Hasto.
Menurut Hasto, pemikiran geopolitik Bung Karno berjalan melalui pola yang sistematis dan dapat diterapkan untuk menghadapi berbagai persoalan internasional secara terukur. Ia menekankan, tahapan pertama dimulai dari perumusan kepentingan nasional atau national interest yang jelas.
Tahapan berikutnya adalah memperluas keterlibatan global melalui pembangunan hukum internasional baru dengan mengedepankan diplomasi dan kerja sama antarnegara. Setelah itu, langkah tersebut diperkuat melalui diplomasi pertahanan guna menciptakan efek penangkal atau deterrent effect yang kuat.
“Siklus ini terus berputar. Kita menciptakan hukum internasional dengan pendekatan diplomasi kita, membangun kerja sama internasional, hingga akhirnya diplomasi pertahanan strategis memperkuat postur pertahanan kita,” jelas Hasto. Ia juga menilai, pendekatan geopolitik tersebut dapat diterapkan dalam upaya meredakan konflik di berbagai kawasan lain, termasuk di Semenanjung Korea maupun ketegangan di Selat Taiwan.
Page: 1 2
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…