Tidak lupa, presiden menegaskan bahwa semua pihak harus bersatu-padu. Khususnya TNI dengan Polri. Mereka diminta merapatkan barisan untuk memperbaiki diri demi bangsa dan negara. Prabowo ingin, pengabdian yang dilakukan oleh seluruh jajaran TNI-Polri dilakukan semata-mata untuk bangsa dan negara.
Tentu saja, Rapim TNI-Polri 2026 juga menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap kerja-kerja TNI-Polri selama satu tahun belakangan. Prasetyo menyebut, dari evaluasi itu diharapkan TNI dan Polri ke depan menjadi lembaga negara yang semakin baik. Menurut dia, presiden sudah melihat kinerja TNI-Polri yang tidak pernah luput dalam berbagai penugasan.
”Jadi, untuk menjadi TNI yang kuat, yang profesional, yang maju itu kan bagian juga dari bentuk evaluasinya. Untuk terus bersatu, mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dan kepentingan masyarakat,” ujarnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…