Categories: NASIONAL

Jokowi Bicara Disrupsi dan Kontestasi Pemilu Bersih Tanpa HOAX

“Baik dari DKPP [Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu], dari Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum), dan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum),” imbuh Jokowi.

Presiden mengemukakan pentingnya mewujudkan kontestasi yang berkualitas dalam Pemilu 2024, yang mencakup kontestasi yang damai, sejuk, bebas dari hoaks, dan tanpa ujaran-ujaran kebencian.

Tujuannya adalah agar kontestasi ini dapat berkontribusi dalam menghasilkan solusi-solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi oleh bangsa kita.

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga agar proses pemilu dan hasilnya tetap memiliki legitimasi dan terpercaya di mata publik.

Karena hal tersebut, Presiden memberikan peringatan penting kepada seluruh penyelenggara pemilu untuk melakukan persiapan secara rinci dan terperinci, serta menjalankan pengawasan dan pengecekan lapangan secara langsung.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua aspek penyelenggaraan pemilu berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar yang tinggi.

Demi menjaga integritas dan kepercayaan yang masyarakat berikan kepada penyelenggara terhadap proses pemilu tersebut.

Presiden mendorong terjadinya disrupsi dalam penyelenggaraan kepemiluan, dengan menggunakan teknologi terkini, terutama setelah pengalokasian anggaran DKPP meningkat sebesar 200 persen.

Beliau juga menekankan pentingnya berinovasi dan mendengarkan masukan dari masyarakat agar suhu politik tetap kondusif, aman, dan damai selama proses pemilu berlangsung.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Serta para pemimpin lembaga terkait seperti Ketua DKPP Heddy Lugito, Ketua KPU Hasyim Asy’ari, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Mereka semua hadir untuk mendukung upaya penyelenggaraan pemilu yang berkualitas dan demokratis di Indonesia.

Di acara Rakornas tersebut, Presiden sungguh-sungguh berharap terselenggaranya Pemilu yang damai, tanpa hoax dan mendorong penyelenggara untuk betul-betul memanfaatkan teknologi terbaru sebagai bentuk kemajuan pemerintahan hari ini.(*)

Sumber: menpan.go.id              | jawapos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung BerposePesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

3 days ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

3 days ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

3 days ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

4 days ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

4 days ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

4 days ago