Kemudian 28 Agustus 2025: Penyidikan memasuki tahap akhir, di mana KPK bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tengah menghitung kerugian keuangan negara yang ditimbulkan.Salah satu nama yang terseret dalam pusaran kasus ini adalah Elvizar (EL).
Pada 6 Oktober 2025, KPK mengungkap bahwa Elvizar, yang merupakan Direktur PT Pasifik Cipta Solusi (PCS) saat proyek digitalisasi SPBU berlangsung, juga menjadi tersangka dalam kasus lain. Elvizar (selaku Dirut PCS) diduga terlibat korupsi pengadaan mesin Electronic Data Capture (EDC) di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada tahun 2020–2024.Pemeriksaan saksi-saksi kunci seperti Rachmad Muhamadiyah diharapkan dapat segera melengkapi berkas perkara agar kasus ini bisa segera disidangkan dan kerugian negara dapat dipulihkan. (naz/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Merauke, Ipda Stevend Dapo,…
Koordinator Devisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Papua Pegunungan Naftali Emmanuel Pawika mengatakan rekapitulasi…
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Barat Daya, Atika Rafika yang dalam hal…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH sebelum pertemuan ini, pihaknya telah meminta kepada kepala dinas…
Sekretaris Asosiasi 328 Kepala Kampung Se Jayawijaya Sem Uaga menegaskan jika menyikapi adanya informas yang…
Kedua tersangka masing-masing berinisial EK dan RS. Tersangka EK diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap…