Categories: NASIONAL

Gawat, Ahli AI Google Sebut Kuliah Hukum dan Kedokteran Cuma Buang Waktu

JAKARTA – Gelar akademik yang selama ini dianggap sebagai yang bergengsi, seperti di bidang hukum dan kedokteran, kedepan di prediksi akan tidak relevan lagi di masa mendatang. Hal tersebut disebabkan oleh kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau AI yang saat ini perkembangannya sangat pesat, bahkan para mahasiswa di bidang tersebut dinilai hanya menghabiskan waktu mereka dengan sia-sia.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Jad Tarifi, selaku seseorang yang mendirikan tim AI generatif pertama di Google. Menurut analisisnya, masa kuliah mahasiswa untuk meraih gelar profesi dokter atau pengacara akan sia sia karena kemampuan AI akan melampaui mereka. Tarifi, yang juga merupakan pemegang gelar PhD di bidang kecerdasan buatan, menjelaskan bahwa AI kedepan akan sangat maju saat seseorang menyelesaikan gelar doktoralnya, termasuk solusi AI pada bidang robotika yang diperkirakan sudah akan tuntas.

Untuk memperoleh gelar profesi yang matang seperti dokter atau ahli hukum memang sangat panjang durasi pendidikannya. Setidaknya dibutuhkan waktu hampir sepuluh tahun bagi seorang mahasiswa untuk benar-benar bisa terjun secara profesional ke dalam dunia kerja. Tarifi menjelaskan bahwa rentang waktu pendidikan tersebut akan berisiko membuat para lulusan baru yang memasuki dunia kerja dengan bekal pengetahuan sudah dianggap kuno atau ketinggalan zaman.

Selain masalah durasi, Tarifi juga memberikan kritik tajam terhadap sistem pendidikan konvensional yang saat ini diterapkan. Metode pembelajaran sekarang dianggap masih terlalu bertumpu pada kemampuan menghafal materi, bukannya pada penguasaan keterampilan yang sebenarnya dibutuhkan di era digital.Tarifi juga menyoroti pencapaian akademik tingkat lanjut, termasuk gelar PhD yang dinilai terancam kehilangan nilai tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

26 minutes ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

1 hour ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

3 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

4 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

5 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

7 hours ago