Categories: NASIONAL

Elon Musk Mendapat Paket Kompensasi Rp 16 Kuadriliun

JAKARTA – Filantropi di kalangan pemimpin teknologi semakin menjadi variabel strategis dalam percakapan pasar global. Setelah Tesla menyetujui paket kompensasi bagi Elon Musk senilai 1 triliun dolar AS atau setara Rp 16,6 kuadriliun (dengan kurs Rp 16.620 per dolar AS), pernyataan Musk tentang sulitnya memberi uang secara tepat untuk kemanusiaan kembali menjadi sorotan.

Komentarnya memicu perbincangan di kalangan investor yang mengamati bagaimana kekayaan dalam jumlah luar biasa dikelola di luar lingkar bisnis, apakah benar diarahkan untuk dampak sosial yang nyata atau tetap berada di jalur proyek-proyek strategisnya. Elon Musk, yang diperkirakan memiliki kekayaan pribadi sekitar 450 miliar dolar AS, relatif jarang mengungkap aktivitas filantropinya secara detail.

Dalam beberapa tahun terakhir, donasi yang diungkap Musk ke publik hanya berkisar di angka beberapa miliar dolar AS, relatif kecil dibanding miliarder teknologi lain yang lebih terbuka soal derma mereka. Kondisi ini mengubah arah diskusi: bukan lagi soal apakah seseorang memberi, melainkan seberapa besar manfaat nyata dari tiap pemberian tersebut, dan bagaimana strategi di baliknya dirancang.

Melansir Fortune, Rabu (3/12/2025), Musk menyampaikan pandangannya dalam wawancara di WTF podcast. “Saya setuju dengan kepedulian pada kemanusiaan, dan saya pikir kita harus mencoba melakukan hal-hal yang membantu sesama, tetapi itu sangat sulit,” kata Musk.

Komentar ini, muncul selepas paket kompensasi yang memecahkan rekor, menandai bahwa bagi Musk, memberi uang secara tepat sasaran bukan aktivitas superfisial, melainkan rekayasa dampak jangka panjang.

Musk menegaskan bahwa filantropi yang efektif adalah persoalan desain, bukan nominal semata. “Sangat sulit menyumbangkan uang dengan baik,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: INVESTOR

Recent Posts

Persoalan RSJ Ternyata Cukup Kompleks

Emma menjelaskan bahwa akar persoalan ini mencakup tiga poin utama, krisis obat-obatan psikotropika, keterlambatan pembayaran…

15 hours ago

Segera Diaudit BPK

Berdasarkan informasi, aktivitas kembali normal di RSJ tersebut setelah pihak rumah sakit, mulai dari suster…

16 hours ago

DPRP Dorong Bupati dan Wali Kota dari OAP

Menurut Tan, salah satu faktor utama yang terus dipersoalkan adalah pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera)…

17 hours ago

Evaluasi Setiap Bulan, Mampu Raih Juara III Nasional Lomba Sekolah Rakyat

Carles merasa yakin meskipun anaknya tergolong nakal di sekolah itu, namun besar harapan anaknya bisa…

18 hours ago

Kerahkan 30 Personel, Pencarian 6 ABK KM Bintang Laut Diperluas

Tim SAR Gabungan, lanjutnya, menuju ke Selatan Tenggara mendekati lokasi kejadian. Pencarian tidak lagi dilakukan…

18 hours ago

Sat Resnarkoba Polres Jayapura Tangkap Pelaku Pemilik Ganja

Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Resnarkoba Polres Jayapura AKP Bima Nugraha Putra,…

18 hours ago