Categories: NASIONAL

Para Pengunjuk Rasa Berkumpul Melakukan Protes di Depan Kediaman PM Netanyahu

POLISI  menahan para pengunjuk rasa di depan kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Sabtu (4/11).

Di tengah kemarahan yang meluas atas kegagalan yang menyebabkan serangan mematikan bulan lalu oleh kelompok militan Hamas terhadap masyarakat di sekitar Jalur Gaza.

Dilansir melalui Reuters (5/11) para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Israel berwarna biru dan putih sambal meneriakkan “Penjara sekarang!”.

Ratusan massa mencoba menerobos penghalang polisi di sekitar kediaman Netanyahu di Yerusalem.

Protes tersebut menunjukkan lebih dari tiga perempat warga Israel setuju bahwa Netanyahu harus mengundurkan diri.

Aksi protes terjadi akibat meningkatnya kemarahan publik terhadap para pemimpin politik dan kondisi keamanan mereka.

Sejauh ini Netanyahu secara pribadi belum menerima tanggung jawab atas kegagalan serangan mendadak kelompok militan Hamas yang menyerbu Israel selatan pada 7 Oktober lalu.

Ketika konflik awal telah meredam, kemarahan masyarakat pun meningkat dengan banyak keluarga para sandera yang ditahan di Gaza.

Mereka merasa genting terhadap tanggapan pemerintah dan menyerukan agar kerabat mereka segera dipulangkan.

Di Tel Aviv, ribuan orang berdemonstrasi sambil mengibarkan bendera dan memegang foto beberapa tawanan di Gaza.

Poster-poster dengan slogan-slogan seperti “Bebaskan para sandera sekarang bagaimanapun caranya” bersama dengan teriakkan, “bawa mereka pulang sekarang”.

Ofri Bibas-Levy, yang saudara laki-lakinya, bersama putranya yang berusia empat tahun, Ariel dan putranya yang berusia 10 bulan, Kfir, disandera oleh Hamas.

Ofri Bibas-Levy mengatakan kepada Reuters bahwa ia datang untuk membela keluarganya.

“Kami tidak tahu di mana mereka berada, kami tidak tahu dalam kondisi apa mereka. Saya tidak tahu apakah Kfir mendapat makanan, saya tidak tahu apakah Ariel mendapat cukup makanan. Dia masih sangat kecil” ujar Bibas-Levy, dikutip melalui Reuters (5/11).

Sejak konflik tersebut, Israel telah melancarkan serangan udara dan darat yang intens di wilayah Gaza.

Otoritas kesehatan di wilayah yang dikelola Hamas mengatakan, dalam serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 9.000 orang dan sebagian besar bangunan di wilayah tersebut hancur menjadi puing-puing.

Bahkan sebelum terjadinya perang, Netanyahu sudah menjadi tokoh yang memecah belah, membantah tuduhan korupsi dan mendorong rencana untuk mengekang kekuasaan peradilan yang menyebabkan ratusan ribu orang turun ke jalan untuk melakukan protes.

Pada hari Sabtu (4/11), jajak pendapat yang dilakukan oleh Channel 13 Television Israel menunjukkan bahwa 76% warga Israel berpendapat bahwa Netanyahu, yang kini menjabat perdana menteri untuk keenam kalinya, harus mengundurkan diri.

Dan 64% mengatakan negara tersebut harus segera mengadakan pemilu setelah terjadinya konflik perang saat ini.

Ketika mereka ditanya siapa yang paling bersalah atas serangan itu, 44% warga Israel menyalahkan Netanyahu.

Sementara, 33% menyalahkan kepala staf militer serta pejabat senior IDF dan 5% lainnya menyalahkan Menteri Pertahanan. (*)

Sumber: Reuters.       |     Jawapos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

5 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

7 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

8 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

9 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

10 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

11 hours ago