“Dalam waktu enam bulan, kalau (pelaku goreng saham) ada yang ditangkap atau dihukum, kita akan kasih insentif dengan cepat. Supaya investor yang masuk ke pasar saham, langsung maupun lewat reksa dana, bisa untung secara fair,” paparnya.
Ia menegaskan dukungan insentif bukan sekadar janji, melainkan strategi pemerintah untuk memperluas partisipasi publik di pasar modal. Namun kuncinya tetap satu: pasar harus bersih terlebih dahulu.
Purbaya optimistis, jika pembersihan pasar modal berjalan dan ekonomi nasional terus membaik, maka investasi saham berpotensi menjadi primadona baru masyarakat.
“Kalau ekonominya bagus terus, ke depan investasi di saham adalah investasi yang menarik sekali,” tutupnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Apabila mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, mikroplastik akan melekat pada dinding usus,…
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai…
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah…