“Dalam waktu enam bulan, kalau (pelaku goreng saham) ada yang ditangkap atau dihukum, kita akan kasih insentif dengan cepat. Supaya investor yang masuk ke pasar saham, langsung maupun lewat reksa dana, bisa untung secara fair,” paparnya.
Ia menegaskan dukungan insentif bukan sekadar janji, melainkan strategi pemerintah untuk memperluas partisipasi publik di pasar modal. Namun kuncinya tetap satu: pasar harus bersih terlebih dahulu.
Purbaya optimistis, jika pembersihan pasar modal berjalan dan ekonomi nasional terus membaik, maka investasi saham berpotensi menjadi primadona baru masyarakat.
“Kalau ekonominya bagus terus, ke depan investasi di saham adalah investasi yang menarik sekali,” tutupnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…