Categories: NASIONAL

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Pemerintah memastikan pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi, mulai dari administratif dan pencabutan izin hingga hukuman pidana.Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga menjelaskan bahwa pergerakan kabut asap tidak dapat dilepaskan dari kondisi cuaca dan arah angin. Fenomena iklim ekstrem seperti El Nino turut meningkatkan risiko kebakaran di wilayah rawan.

Pemerintah menggambarkan kondisi tersebut dengan istilah “asap tidak mempunyai KTP”. Artinya, asap dapat bergerak melintasi batas wilayah negara mengikuti arah angin. Dengan kondisi tertentu, asap dari Indonesia dapat mencapai Malaysia, sementara asap dari wilayah Sarawak juga berpotensi bergerak menuju Indonesia.

“Dan boleh dilihat ya, mungkin di sini (SiPongi) tidak terbaca. Kebakaran itu tidak terjadi di kita saja. Di Serawak itu juga terjadi kebakaran hutan, cuma arah angin kebetulan, arah anginnya kebetulan memang naik ke atas,” kata Raja Juli pada Selasa (1/9). “Kalau seandainya arah anginnya dari sini (ke bawah), ini menurut teman-teman dari LH juga, ini kebakaran yang terjadi di sana juga akan masuk ke Indonesia. Karena memang asap nggak ada KTP-nya kira-kira gitu,” sambungnya.

Indonesia juga membuka ruang kerja sama dengan negara tetangga. Malaysia telah mendapatkan izin untuk melakukan operasi penyemaian awan di wilayah perbatasan sebagai salah satu upaya membantu mempercepat turunnya hujan dan pemadaman titik api. Respons terhadap persoalan tersebut tidak hanya datang dari pemerintah. Di media sosial X, kabar Malaysia dan Brunei membawa isu kabut asap ke tingkat ASEAN turut memicu perdebatan di kalangan warganet Indonesia.

Sebagian warganet bahkan menyatakan dukungan terhadap langkah negara tetangga untuk membawa persoalan tersebut ke tingkat regional. Akun @ir_hafidz meminta pemerintah Malaysia, Singapura, dan Filipina mengambil langkah terkait persoalan kabut asap sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat negara-negara yang terdampak.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Polisi Dalami Kelompok Penyerang Bus PT FreeportPolisi Dalami Kelompok Penyerang Bus PT Freeport

Polisi Dalami Kelompok Penyerang Bus PT Freeport

Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…

16 hours ago

Antisipasi Penyakit Menular di Tempat Pengungsian

  Selain sesak napas, sejumlah korban juga mengeluhkan pusing. Beberapa korban bahkan mengalami tekanan psikologis…

16 hours ago

Menyalahi Peruntukkan Usaha, 17 LC Diamankan

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan izin yang diberikan pemerintah…

17 hours ago

Gubernur Minta Pemda Percepat Pertanggungjawaban Dana Otsus

  Menurutnya, semua pimpinan daerah sudah mengetahui mekanismenya. Apa yang sudah diterima harus dipertanggungjawabkan terlebih…

17 hours ago

Kesehatan dan Dukcapil Ngebut Layani Warga di Pengungsian

Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat pelayanan bagi warga terdampak kebakaran yang kini masih berada di…

18 hours ago

Diduga Terlibat Aksi Penyerangan Nakes di Anggruk

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menyebutkan, keempat orang tersebut diduga terlibat…

19 hours ago