Categories: NASIONAL

Profil Paus Fransiskus yang Tiba di Indonesia Gunakan Pesawat Komersial

Mempunyai nama lahir George Mario Bergoglio, Paus Fransiskus adalah imam Yesuit pertama dan orang Amerika Latin keturunan Italia pertama yang terpilih sebagai Paus sejak tahun 2013.
Pria yang berusia kini berusia 87 tahun ini juga menjadi Paus non-Eropa pertama dan orang dari Belahan Bumi Selatan pertama sejak Paus Gregorius III dari Suriah wafat pada tahun 741.
Sebagai pria yang lahir di Buenos Aires, Argentina, Paus Fransiskus pernah bekerja sebagai seorang penjaga bar dan petugas kebersihan saat masih muda.
Ia kemudian berlatih menjadi ahli kimia dan bekerja sebagai teknisi di laboratorium ilmu pangan. Setelah sembuh dari penyakit pneumonia dan kista yang parah, Paus pun terinspirasi untuk bergabung dengan Jesuit pada tahun 1958.
Pria ini kemudian ditahbiskan sebagai imam Katolik pada tahun 1969, dan dari tahun 1973 hingga 1979 menjadi pemimpin provinsi Yesuit di Argentina.
Ia lantas menjadi Uskup Agung Buenos Aires pada tahun 1998 dan diangkat menjadi kardinal pada tahun 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II.
Dalam perjalanannya, Paus Fransiskus memimpin Gereja Argentina selama kerusuhan Desember 2001 di Argentina. Pemerintahan Néstor Kirchner dan Cristina Fernández de Kirchner menganggapnya sebagai saingan politik.
Menyusul pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada 28 Februari 2013, sebuah konklaf kepausan memilihnya sebagai pengganti pada 13 Maret. Ia memilih Fransiskus sebagai nama kepausannya untuk menghormati Santo Fransiskus dari Assisi.
Sepanjang kehidupan publiknya, Paus Fransiskus terkenal karena kerendahan hatinya, penekanannya pada belas kasihan Tuhan, visibilitas internasional sebagai paus, kepeduliannya terhadap orang miskin, dan komitmennya pada dialog antaragama.
Selama ini, Paus Fransiskus juga dipuji karena memiliki pendekatan kepausan yang kurang formal daripada pendahulunya, misalnya memilih untuk tinggal di wisma Domus Sanctae Marthae daripada di apartemen kepausan di Istana Apostolik yang digunakan oleh Paus sebelumnya.
Hal serupa juga dilakukannya dalam kunjungan ke Indonesia saat ini. Ia memilih menggunakan pesawat komersial alih-alih jet pribadi. Begitu pun tempat menginap, Kepala Negara Vatikan itu enggan tidur di hotel dan lebih memilih tidur di Kedubes Vatikan. (*)
Sumber: Jawapos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Peluang Kerja Banyak, Namun Pencaker Masih Pilih-Pilih PekerjaanPeluang Kerja Banyak, Namun Pencaker Masih Pilih-Pilih Pekerjaan

Peluang Kerja Banyak, Namun Pencaker Masih Pilih-Pilih Pekerjaan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura menilai peluang kerja di Kabupaten Jayapura sebenarnya cukup…

6 hours ago

Sat Binmas Polres Jayapura Dukung Ketahanan Pangan di Kampung Doyo Lama

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan melalui Kasat Binmas AKP Yonias Purwanto mengatakan, kegiatan pembersihan…

7 hours ago

Pemkot Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Perhatian

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, yang hadir…

8 hours ago

Keterbatasan Anggaran, GOR Toware Minim Perawatan

Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengakui pengelolaan dan perawatan GOR Toware di…

8 hours ago

Pemkot Diminta Perhatikan Jangkauan Program Perlindungan Sosial

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jayapura, terutama dinas teknis terkait, agar…

9 hours ago

Piter Gusbager Kembali Nakhodai DPD Golkar Kabupaten Keerom

Bupati Keerom, Piter Gusbager kembali dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar…

9 hours ago