Categories: METROPOLIS

Dipicu Pemalakan, Dua Kelompok Massa Saling Serang

JAYAPURA – Bentrok antar dua kelompok masyarakat pecah di Jl. Ardipura Polimak No. 4, Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (29/10) pagi. Dari bentrok tersebut seorang warga mengalami luka cukup serius di bagian tangannya. Korban berinisial Y (30) saat ini telah ditangani oleh pihak Rumah Sakit Umun daerah (RSUD) Dok II  Jayapura.

  Berdasarkan informasi dari keluarga korban Y, Maryen mengatakan bahwa, masalah tersebut telah diselesaikan di Polresta Jayapura Kota. Sementara kata dia, korban saat ini masih di RSUD Dok II Jayapura untuk dilakukan perawatan intensif.

  “Masalah sudah diselesaikan di Polresta. Sementara korban saat ini masih opname di rumah sakit untuk dilakukan operasi,” jelas Y Maryen, saat dihubungi Cenderawasih Pos, Selasa (29/10).

  Kata dia, korban Y mengalami luka yang cukup serius di bagian tangannya, namun Maryen mengaku tidak mengetahui pasti terkait dengan bagian tangan yang mengalami luka tersebut. Tetapi yang pasti, lanjut  dia, korban dilakukan penanganan empat (4)   jahitan di bagian tangan terluka.

Sejumlah personel Polisi yang turun untuk meredam  bentrok antar dua kelompok massa di Jalan Ardipura Polimak, Selas (19/10) pagi.(Foto/Humas Polresta Jayapura kota)

  Sementara itu, salah seorang warga yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan bahwa bentrokan berawal saat salah seorang security di salah satu kantor sekitar TKP, setelah habis dinas (pulang kerja), dipalak dan dipukul  oleh oknum orang mabuk.

   Karena tidak terima dipukul, security tersebut melaporkan masalah tersebut kepada teman-teman untuk mencari orang mabuk tersebut dan pada akhirnya masalah pun tambah lebar.

  “Jadi tadi pagi security habis pulang dinas. Dipalak dan dipukul sama orang mabuk. Karena tidak terima dia panggil masyarakat dan teman-temannya untuk mencari orang mabuk itu,” jelasnya.

  Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, menegaskan kepada semua pihak agar jangan menambah rusuh masalah ini. Sebab,  peristiwa tersebut sudah dalam penanganan pihak Kepolisian.

  Masyarakat diimbau untuk tidak memperkeruh suasana dengan membawa nama suku atau kelompok tertentu, kejadian itu murni adalah ulah oknum-oknum yang berawal dari orang mabuk, minta rokok dan uang kemudian terjadi penganiayaan.

  “Saya tegaskan kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kota Jayapura untuk tidak memperkeruh situasi. Apalagi sampai membawa-bawa nama suku atau kelompok tertentu. Itu ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan kini sudah dalam penanganan pihak Kepolisian,” tegas KBP Victor Mackbon saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (29/10) siang.

  Berdasarkan laporan awal, kata Kapolresta, dari anggota yang turun ke lapangan, sudah ada tiga   orang yang diamankan dan masih ada beberapa orang lainnya lagi yang masih dalam pencarian.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

13 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

14 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

15 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

16 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

16 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

18 hours ago