Categories: METROPOLIS

Pastor Yanuarius You, Uskup Terpilih Jayapura

JAYAPURA-Umat Katolik di Papua, khususnya di Keuskupan Jayapura, akhirnya mendapatkan kabar gembira, yakni sosok Uskup dari seorang putra asli Papua yang bakal memimpin Keuskupan Jayapura. Pastor Dr. Yanuarius Teofilus Matopai You, Pr terpilih sebagai Uskup Jayapura diputuskan oleh Paus Fransiskus, untuk menggantikan Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM.

   Pengumuman ini disampaikan oleh Uskup Leo di hadapan umat Katolik di Gereja Katedral Jayapura, Sabtu (29/10) malam. Pengumuman ini juga disiarkan langsung Komsos Jayapura,  chanel  youtube Keuskupan Jayapura. Hingga tadi malam, pengumuman Uskup Terpilih Jayapura ini sudah disaksikan oleh lebih dari 11 ribu netizen lewat youtube.

“Nuncio Apostolik menyampaikan kepada saya agar saya mengumumkan di Gereja lokal keuskupan ini bahwa telah mengangkat seorang untuk menjadi Uskup Jayapura yang baru meneruskan karya anda. Berita ini dipublikasikan pada momen ini di Roma dan di seluruh dunia. Dia adalah putra asli Papua yaitu Pastor Dr. Yanuarius Teofilus Matopai You, Pr,” ucap Mgr. Leo pada Sabtu malam itu di sela-sela ibadah.

  Pengumuman Uskup Terpilih Keuskupan Jayapura ini  langsung disambut tepuk tangan riuh dari umat maupun para Pastor yang hadir. Harapan dan doa umat Katolik Papua akan tampilnya gembala pribumi Papua akhirnya terjawab. Meski baru pengumuman, dan masih menunggu pentahbisan untuk resmi menjabat sebagai Uskup Jayapura, namun umat antusias memberikan ucapan selamat kepada Pastur yang akrab disampai Pasto Yan You ini.

  Dalam kesempatan ini, Uskup Leo Laba Ladjar juga mengungkapkan sosok Uskup Jayapura terpilih. Pastor Yanuaris T. Matopai You, Pr lahir di Kampung Uwebutu, Kabupaten Paniai, 1 Januari 1969. Putra dari pasangan Lukas You dan Rosalina Tatogo ini ditahbiskan menjadi imam projo Keuskupan Jayapura, 16 Juni 1991 oleh Uskup Jayapura, Mgr. Herman Munninghoff, OFM di Nabire. Saat ini, ia dipercayakan menjadi Ketua Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura.

   Usai menerima Sakramen Imamat dan ditahbiskan menjadi imam diosesan Keuskupan Jayapura, Pastor Yan ditugaskan sebagai pastor paroki di sejumlah tempat dan karya lainnya sebagai berikut. Mulai dari Pastor Paroki Gereja Kristus Cahaya Dunia di Yiwika (1991-1997), pindah ke Gereja St. Willibrordus di Arso sekaligus Pastor Dekenat di Keerom (1998-2002), dan menjadi Vikjen Keuskupan Jayapura sekaligus pastor paroki Gereja Katedral Jayapura (2002-2006).

  Sepanjang 2007-2010, ia mendapat tugas belajar di Universitas Negeri Yogyakarta untuk studi psikologi. Sekembalinya dari studi, Pastor Yan berkarya sebagai dosen di STFT Fajar Timur sekaligus berkarya di lingkup Seminari Tinggi St. Yohanes Maria Vianney Jayapura (2011-2018). Sejak 2015, ia juga dipecayakan menjadi Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Jayapura sekaligus Ketua Yayasan STTK hingga sekarang. Tahun 2022 hingga kini, ia juga menjabat Ketua STFT Fajar Timur sekaligus Direktur Seminari Tinggi St. John Mary Vianney. (*/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago