Categories: METROPOLIS

Cegah Banjir, Kali Entrop Dikeruk

JAYAPURA-Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman  (PUPR PKP) Kota Jayapura melakukan normalisasi di kali Entrop di kompleks SMAN 4 Jayapura dengan melakukan pengerukan sedimen, Satu (29/10).

Dari pantauan Cenderawasih Pos, satu unit alat berat excavator diturunkan untuk mengeruk sedimen berupa tanah dan pasir.

Ketua RT 05/RW 05 Komplek Belakang SMAN 4 Jayapura di Entrop,  Andreas Ur mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Jayapura melalui Dinas PUPR PKP yang telah melakukan pengerukan sedimen di Kali Entrop.

Namun pengerukan dilakukan tidak bisa maksimal karena banyaknya warga yang mengecor di atas kali untuk tempat parkir mobil, tempat usaha atau akses jalan.

   Menurut Andreas Ur, pengerukan yang dilakukan ini untuk mencegah terjadinya banjir. Apalagi kompleks SMAN 4 Jayapura merupakan salah satu lokasi rawan banjir. Selain pengerukan yang dilakukan Pemkot Jayapura, warga menurut Andreas Ur diminta aktif dalam melakukan kerja bakti massal di masing-masing RT.

  “Kerja bakti dilakukan supaya lingkungan bersih dan tidak ada penyumbatan botol bekas di got, sehingga aliran air bisa lancar. Sehingga saat hujan turun, kali masih bisa menampung air,” pungkasnya.

   Secara terpisah, Kepala Dinas PUPR PKP Kota Jayapura Nofdi J.Rampi mengakui, pengerukan sedimen di kali Entrop tetap menjadi perhatian Dinas PUPR PKP Kota Jayapura. Mengingat di daerah tersebut rawan banjir. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan sehingga pihaknya melakukan pengerukan sedimen. “Kami juga melakukan pengerukan di beberapa sungai atau kali seperti Kali Acai, sungai Sborhoinyi dan lainnya,” tutupnya. (dil/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago